Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Religi & Pesantren · 27 Okt 2023 18:42 WIB

November, CJH 2024 di Kab. Probolinggo Mulai Jalani Tes Kesehatan


					SEGERA TES KESEHATAN: Calon Jemaah Haji di Kabupaten Probolinggo saat persiapan pemberangkatan di Miniatur Ka'bah. (foto: dok) Perbesar

SEGERA TES KESEHATAN: Calon Jemaah Haji di Kabupaten Probolinggo saat persiapan pemberangkatan di Miniatur Ka'bah. (foto: dok)

Probolinggo,- Calon Jemaah Haji (CJH) keberangkatan 2024 sudah harus mulai bersiap, khususnya terkait dengan kesehatan. Sebab Kementerian Agama (Kemenag) akan mulai melakukan pemeriksaan kesehatan mulai November mendatang.

Kasi Penyelanggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Taufieq mengatakan, untuk melaksanakan ibadah haji, CJH harus memiliki surat istithaah kesehatan, yakni kemampuan jemaah dari aspek kesehatan yang meliputi fisik dan mental.

Kesehatan ini dapat terukur dengan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan. Tanpanya, CJH dipastikan tidak dapat berangkat ke tanah suci.

“Insya Allah tes kesehatannya dimulai bulan depan, tinggal menunggu surat resmi saja dari kesepakatan kemenag dan kemenkes,” kata Taufieq, Jumat (27/10/2023).

Ia menyebut, ke depan pihaknya akan menerapkan dua kali skrining atau tes kesehatan terhadap para CJH. Tujuannya, untuk memastikan kesehatan CJH dan layak berangkat haji.

“Kalau memang kurang sehat pada pemeriksaan pertama bulan depan ini, jemaah masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesehatannya. Sehingga, ketika pemeriksaan kedua tahun depan, jemaah bisa mendapatkan surat istithaah kesehatannya,” ujarnya.

Taufieq menyebut, sesuai dengan waiting list yang ada, total ada 820 CJH yang rencananya akan diberangkatkan tahun depan. Jumlah ini belum termasuk tambahan 20 ribu kuota bagi Indonesia.

“Sementara 820 jamaah. Namun untuk tambahan kuota itu kami masih belum tahu berapa bagi Kabupaten Probolinggo, skemanya itu dari pusat yang ngatur,” ungkapnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Moh. Rochim

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

TP PKK Lumajang Tebar Ilmu Perkuat Iman dengan Kajian Tafsir dan Tahsin Al-Qur’an

27 Maret 2025 - 15:41 WIB

NU Lumajang Beberkan Lima Keistimewaan yang Perlu Diketahui Saat Bulan Ramadhan

6 Maret 2025 - 11:54 WIB

Tentukan Awal Ramadhan, NU Kota Probolinggo Tunggu Sidang Isbat

26 Februari 2025 - 09:28 WIB

Perluas Dakwah, NU Krejengan Probolinggo Gelar Pelatihan Digital

10 Februari 2025 - 15:43 WIB

Mengenal Sofia, Aktivis asal Leces yang Kini Menakhodai Fatayat NU Kabupaten Probolinggo

27 Januari 2025 - 13:04 WIB

Kreatif! Ponpes Azidan Barokatu Zainil Hasan Gelar Lomba Kreasi Tumpeng Sambut Hari Ibu

16 Desember 2024 - 19:43 WIB

Era Baru NU Kota Probolinggo Dimulai, Tiga Pilar jadi Spirit Gerakan

27 Oktober 2024 - 19:22 WIB

MUI Kab. Probolinggo Sebut Agen Zionisme Berkeliaran, Warga Diminta Waspada

29 Juli 2024 - 19:33 WIB

Ratusan Jamaah Haji Kota Probolinggo Tiba, Pj. Walikota Beri Pesan Begini

4 Juli 2024 - 13:06 WIB

Trending di Religi & Pesantren