Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Lingkungan · 28 Okt 2023 18:47 WIB

Tinjau Limbah Sungai Welang, Pj. Bupati Pasuruan Akui Mencium Bau Busuk


					TINJAU: Pj. Bupati Pasuruan dan rombongannya meninjau Sungai Di untuk mengecek kondisi air. (foto: Moh. Rois) Perbesar

TINJAU: Pj. Bupati Pasuruan dan rombongannya meninjau Sungai Di untuk mengecek kondisi air. (foto: Moh. Rois)

Pasuruan,- Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, meninjau langsung Sungai Welang, Sabtu (28/10/2023). Hal ini dilakukan sebagai respons atas laporan warga mengenai dugaan sungai yang tercermari limbah pabrik.

Area Sungai Welang yang ditinjau oleh Andriyanto adalah kawasan sungai di Desa Wrati, Kecamatan Kejayan. Selain itu, juga di Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo.

Di kedua lokasi itu, Andriyanto mengakui bahwa ia mencium bau yang sangat menyengat dari aliran Sungai Welang. Bau itu diduga berasal dari limbah yang telah mencemari sungai.

“Baunya sangat menyengat dan busuk. Kalau bau busuk kita faham lah itu sangat mencemari lingkungan dan masyarakat,” kata Andriyanto.

Saat itu juga, Andriyanto minta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan untuk kembali mengambil sampel air dari Sungai Welang. Sebelumnya, pengambilan sampel dilakukan oleh Tim Lab DLH Provinsi Jawa Timur beberapa hari lalu.

“Ini untuk pembanding uji lab yang sebelumnya dilakukan,” ujar Andriyanto.

Diketahui, Sungai Welang yang mengaliri Kecamatan Kejayan dan Kraton, berubah warna akibat diduga tercemar limbah pabrik manufaktur. Kondisi ini membuat warga di sekitar bantaran sungai protes.

Sebab selain mengeluarkan bau tidak sedap, air sungai juga memicu gatal-gatal. Padahal selama ini, air Sungai Welang kerap dimanfaatkan warga untuk mandi dan cuci. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Reservoir Diresmikan, 600 Rumah di Lumajang Dipasok Air Bersih

25 Maret 2025 - 18:16 WIB

Cegah Kecelakaan, Dua Pos Perlintasan KA di Kota Probolinggo Diresmikan

25 Maret 2025 - 16:08 WIB

Trending di Lingkungan