Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Nasional · 1 Nov 2023 12:34 WIB

Pelebaran JPL Malasan Mulai Dikerjakan, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif


					DIPERLEBAR: Proyek pelebaran JPL Malasan Probolinggo, Rabu (1/11/23), mulai dikerjakan. (foto: Asmadi) Perbesar

DIPERLEBAR: Proyek pelebaran JPL Malasan Probolinggo, Rabu (1/11/23), mulai dikerjakan. (foto: Asmadi)

Lumajang,- Proyek pelebaran Jalur Perlintasan Langsung (JPL) KAI 32 Malasan, Kabupaten Probolinggo dan JPL KAI 43 Wates Wetan, Kabupaten Lumajang, hari ini Rabu (1/11/23) mulai dikerjakan.

“Proyek pelebaran dilakukan di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) KAI 32 Malasan, Kabupaten Probolinggo terlebih dulu. Sementara JPL KAI 43 Wates Wetan dilakukan setelahnya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Nugraha Yudha Mudiarto.

Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur Lumajang – Probolinggo, kata Nugraha, pihaknya mengimbau agar masyarakat menggunakan jalur alternatif. Hal itu penting dilakukan untuk menghindari kemacetan.

“Dalam kurun waktu masa konstruksi pelebaran jalan, masyarakat wilayah selatan seperti Jember, Banyuwangi yang akan ke Surabaya bisa menggunakan ruas Jember – Bondowoso,” imbaunya.

Pengerjaan konstruksi pelebaran jalan akan berlangsung selama sekitar 70 hari. Selama pengerjaan konstruksi, Nugraha memprediksi akan terjadi penumpukan kendaraan di ruas Lumajang – Probolinggo.

“Kami imbau masyarakat Lumajang, khususnya kalau tidak urgensi, sebaiknya mengurangi pergerakan. Klaupun urgen, bisa menggunakan moda transportasi lain kalau mau ke Surabaya,” pesan Nugraha.

Untuk memastikan kendaraan tidak menumpuk di jalur Lumajang – Probolinggo, pihaknya bersama Satlantas Polres Lumajang telah menyiagakan sejumlah personil selama proses pelebaran JPL.

Untuk mengantisipasi kemacetan parah, pihaknya menerapkan buka tutup jalan. “Kalau terjadi macet, kami mohon bersabar, jangan ngeblong, supaya tidak semakin menambah penumpukan kendaraan,” pungkas dia. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hari ke-6 Ramadhan, Harga Komoditas Cabai Turun, Namun Masih Dikeluhkan

6 Maret 2025 - 14:56 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Demo ‘Indonesia Gelap’ di Jember, Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran

21 Februari 2025 - 20:06 WIB

Catat! Serangan Digital pada Perusahaan Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan terhadap Pers

21 Februari 2025 - 13:08 WIB

Gus Haris – Ra Fahmi Gladi Kotor di Monas Jelang Pelantikan

18 Februari 2025 - 15:42 WIB

Baru Sehari Uji Coba, Program MBG di Kota Probolinggo Dihentikan

18 Februari 2025 - 13:54 WIB

Pisang Mas Kirana Lumajang Tembus Pasar Global

9 Februari 2025 - 09:43 WIB

Pakar Geologi Sarankan Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pasuruan untuk Pindah

2 Februari 2025 - 19:10 WIB

Sambut Ramadhan, SOYJOY Suguhkan Varian Baru Kurma Nastar

31 Januari 2025 - 14:04 WIB

Trending di Nasional