Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 13 Nov 2023 19:55 WIB

Ratusan Buruh di Pasuruan Demo PT Nestle Indonesia, Protes PHK Massal


					UNJUK RASA: Ratusan buruh saat demo di depan PT. Nestle Indonesia Pasuruan protes PHK massal. (foto: Moh. Rois) Perbesar

UNJUK RASA: Ratusan buruh saat demo di depan PT. Nestle Indonesia Pasuruan protes PHK massal. (foto: Moh. Rois)

Pasuruan,- Ratusan buruh menggelar demo di depan pabrik PT Nestle Indonesia di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Senin (13/11/23). Aksi demo itu dipicu adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ratusan buruh di pabrik tersebut.

Sekitar 300 buruh tergabung berbagai aliansi serikat buruh, melakukan protes sambil membetangkan poster. Di halaman pabrik mereka juga memblokade pintu masuk sehingga aktivitasnya pabrik lumpuh.

Plt. Sekretaris Umum FSBMM Wilayah Timur, Sigit Nugroho menilai kebijakan efisiensi yang dilakukan pabrik dipaksakan. Menurut Sigit, dialog dengan para buruh seharusnya dilakukan sebelum penerapan efisiensi.

“Intinya kami mempertahankan pekerjaan kami,” ujar Sigit menegaskan.

Sementara Ahmad Fauzi, korlap aksi dari SBNIK, juga mengatakan hal yang sama. Fauzi menyatakan bahwa PHK ini terjadi tanpa negosiasi sebelumnya dengan buruh.

“Total ada 126 orang buruh yang kena PHK,” ungkap Fauzi.

SBNIK menghormati program efisiensi jika memang tidak dapat dihindarkan. Meskipun SBNIK menghormati program efisiensi, Fauzi menekankan perlunya dilakukan secara sukarela, bukan paksaan.

“Kalaupun ada PHK seharusnya dilakukan melalui mekanisme voluntary atau sukarela. Jadi kalau teman-teman tidak mau, jangan dipaksakan PHK,” tegasnya.

Sementara itu, manejemen pabrik PT Nestle Indonesia Kejayan belum memberikan keterangan kepada awak media terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan mantan karyawannya. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa