Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Peristiwa · 15 Nov 2023 15:53 WIB

Pamit Mandi, Pria di Pasuruan Ditemukan Tenggelam


					TEWAS: Jasad korban setelah berhasil diangkat dari dasar sungai oleh warga. (foto: Moh. Rois). Perbesar

TEWAS: Jasad korban setelah berhasil diangkat dari dasar sungai oleh warga. (foto: Moh. Rois).

Pasuruan,- Zainul Arifin (32), ditemukan tewas tenggelam di sungai yang terletak di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Rabu (15/11/23) siang.

Pria asal Dusun Bunguran Barat, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan itu tenggelam diduga lantaran penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh saat mandi di sungai tersebut.

Warga sekitar, Irfan mengatakan bahwa, sekitar pukul 01.00 WIB korban minum kopi di warung yang tak jauh dari sungai. Berdasarkan cerita pemilik warung, sekitar pukul 03.00 WIB korban pamit ke pemilik warung untuk mandi ke sungai.

Namun korban tak kunjung kembali. Paginya, pemilik warung bersama Irfan mencari ke kos kosan korban, tapi pintu kos dalam kondisi terkunci.

Setelah itu Irfan menghubungi keluarganya. “Kata keluarganya korban mempunyai penyakit ayan,” kata Irfan.

Mendapat informasi dari keluarga korban bahwa korban mempunyai riwayat penyakit epilepsi, Irfan bersama keluarga dan warga sekitar mencari korban ke sungai.

“Akhirnya lorban ditemukan tenggelam di sungai,” jelasnya.

Menurut keluarga korban, Kholili, korban ditemukan di sungai sekitar pukul 11.00 WIB. Korban ditemukan di sungai oleh istrinya dan warga sekitar.

“Istri saya dan warga yang pertama kali menemukan. Korban kerjanya tukang urut keliling. Istri saya ini buleknya korban,” beber Kholili.

Sementara itu, Kanit Polsek Purworejo, Ipda Hasanudin menyebut korban memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan. Korban sering terjatuh, sehingga atas dasar itulah pihak keluarga tidak mau jasad korban diotopsi.

“Jadi korban ini memiliki riwayat penyakit epilepsi, ada suratnya dan menurut keterangan keluarga korban memang sering terjatuh, tidak cuma sekali ini,” ucap Hasanudin. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa