Menu

Mode Gelap
Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

Pemerintahan · 29 Nov 2023 16:54 WIB

Sebabkan Jalan Rusak, Pemkab Probolinggo Bakal Larang Kendaraan Besar Seliweran


					DIPERBAIKI: Truk Alpomain sedang memperbaiki jalan yang rusak di Kabupaten Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu). Perbesar

DIPERBAIKI: Truk Alpomain sedang memperbaiki jalan yang rusak di Kabupaten Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Banyaknya kendaraan besar yang masuk ke sejumlah jalan di wilayah Kabupaten Probolinggo, mulai mengusik pemerintah setempat.

Pasalnya, banyak kendaraan besar yang masuk ke jalan daerah tanpa memperhatikan tonasenya. Dampaknya, jalan pun mudah rusak meski baru diperbaiki.

Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, kini pihaknya akan fokus kepada penegakan aturan terkait pemanfaatan kelas jalan sesuai batas tonase kendaraan. Jika sebelumnya masih dibiarkan, kini sudah dilarang.

“Tentu tujuannya untuk menjaga kondisi jalan. Terlebih, 90 persen aduan masyarakat ke Lapor Kand4, berkaitan dengan kerusakan jalan,” kata Ugas saat dikonfirmasi, Rabu (29/11/23).

Menurutnya, jika kondisi ini tidak segera ditertibkan, maka program-program pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang terus dilakukan oleh pemerintah, tidak akan bertahan lama.

Sebab, tonase kendaraan yang melebihi kelas jalan, akan membuat jalan cepat rusak. Imbasnya, pelayanan pemerintah daerah kepada warga dala hal kualitas infrastruktur, juga tersendat.

“Masyarakat yang dirugikan karena dampak kendaraan-kendaraan besar ini, karena tidak sesuai kelas jalan. Kedepan, kita akan atur dan akan ada batas kelas jalan yang jelas, solusinya harus memanfaatkan pikap atau truk kecil untuk estafet muatannya,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra mengklaim, pihaknya terus berusaha maksimal untuk melakukan perbaikan kondisi jalan di Kanupaten Probolinggo.

Terbaru, pihaknya kembali membeli satu unit truk Alpomain. “Unit yang baru ini akan kami fokuskan di wilayah barat dan unit yang lama untuk beroperasi di wilayah timur,” cetus Henky. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan