Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Lingkungan · 1 Des 2023 18:58 WIB

Masuki Pancaroba, BPBD Probolinggo Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem


					CUACA EKSTREM: Petugas BPBD Kab. Probolinggo memotong pohon yang tumbang akibat cuaca ekstrem. (foto: Dok) Perbesar

CUACA EKSTREM: Petugas BPBD Kab. Probolinggo memotong pohon yang tumbang akibat cuaca ekstrem. (foto: Dok)

Probolinggo,- Memasuki masa pancaroba, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi datangnya cuaca ekstrem.

Sebab, selain kekeringan, dengan adanya masa pancaroba, hujan yang disertai dengan angin kencang, perlu diantisipasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Probolinggo, Moh. Zubaidulloh mengatakan, potensi datangnya cuaca ekstrem ini bisa terjadi di semua wilayah Kabupaten Probolinggo, mulai dari wilayah timur, tengah, hingga barat.

“Saat ini kan memasuki masa peralihan musim. Sehingga masyarakat perlu tetap waspada. Bukan hanya soal hujan, yang kami khawatirkan itu hujan yang diberangi dengan angin kencang,” katanya, Jumat (1/12/2023).

Ia menambahkan, untuk antisipasi, masyarakat dapat melakukan pengecekan terhadap kondisi pepohonan sekitar. Jika dinilai akan tumbang saat terjadi angin kencang, maka perlu adanya pemangkasan awal.

“Termasuk jika ada bagian rumah yang dinilai kurang kokoh, segera diperbaiki. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Selain hal tersebut, potensi ancaman bencana lain juga perlu diwaspadai, seperti halnya longsor dan banjir. Oleh sebabnya, ia meminta agar masyarakat juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.

“Seperti penanaman pohon bisa dilakukan, mengecek selokan atau drainase juga perlu juga dilakukan agar tidak terjadi banjir genangan,” ucapnya. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Reservoir Diresmikan, 600 Rumah di Lumajang Dipasok Air Bersih

25 Maret 2025 - 18:16 WIB

Cegah Kecelakaan, Dua Pos Perlintasan KA di Kota Probolinggo Diresmikan

25 Maret 2025 - 16:08 WIB

Trending di Lingkungan