Menu

Mode Gelap
Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

Berita Pantura · 11 Des 2023 18:16 WIB

Jelang Nataru, Pol PP Intai Empat Warung Penyedia ‘Kopi Pangku’


					TERJARING: Para wanita penjaja sek komersial usai terjaring razia Satpol PP Kab. Probolinggo. (foto: Ali Yak'lu). Perbesar

TERJARING: Para wanita penjaja sek komersial usai terjaring razia Satpol PP Kab. Probolinggo. (foto: Ali Yak'lu).

Probolinggo,- Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo akan menyisir sejumlah warung remang-remang yang disinyalir jadi pusat protitusi terselubung.

Tujuannya, nmagar ketentraman  masyarakat di Kabupaten Probolinggo dapat terus terjaga dan tidak terganggu dengan adanya penyakit masyarakat (pekat).

“Sejumlah lokasi terus kami pantau, dan akan kami sisir demi kenyamanan masyarakat. Karena beberapa waktu lalu di dua lokasi, kami berhasil amankan delapan orang PSK,” kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Sumarto, Senin (11/12/2023).

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan lokasi yang akan menjadi target dalam operasi pekat selanjutnya, khususnya warung penyedia ‘kopi Pangku’ atau layanan seks berbayar.

Meskipun tidak disebutkan secara gamblang titik-titik lokasi tersebut, namun ia menyebut sudah ada lebih dari empat lokasi prostitusi yang kini dipantaunya.

“Kapan waktunya, tidak bisa kami beri tahu. Karena ketika bocor, maka akan sulit kita grebek. Yang jelas lebih dari empat lokasi warung yang telah kita pantau memang ada aktivitas seperti itu. Akan kami gerebek nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto menyebut, langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban masyarakat dari pekat.

“Alhamdulillah beberapa warung yang telah digerebek dan langsung kami berikan pembinaan. Memang ada, yang beroperasi lagi, namun sudah tidak beraktivitas serupa, hanya warung biasa saja,” ujarnya. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura