Menu

Mode Gelap
Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

Religi & Pesantren · 25 Des 2023 09:06 WIB

MUI Larang Penggunaan Petasan Saat Nataru


					Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, Yasin. (foto: Ali Ya'lu). Perbesar

Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, Yasin. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Petasan identik digunakan oleh sejumlah masyarakat untuk memeriahkan momen Natal dan tahun baru (Nataru). Kebiasaan ini tak luput dari perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo.

Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, Yasin mengatakan, MUI meminta masyarakat untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Terlebih, hal itu juga sudah dilarang oleh pihak kepolisian.

“Oleh sebab itu, kami juga meminta kepada masyarakat, guna menjaga keamanan dan kenyamanan pada perayaan Nataru agar warga tidak menyalakan petasan,” kata Yasin, Minggu (24/12/23).

Yasin menyebut, larangan penggunaan petasan sudah disampaikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Surat Edaran (SE) Nomor 400.6.1/7430/SJ tentang Peningkatan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah Pada Saat Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

“Dalam SE tersebut, pada poin 9 disebutkan, melarang penggunaan petasan dalam perayaan yang dapat berpotensi terjadinya ledakan, kebakaran, korban manusia, ataupun barang,” papar dia.

Menurutnya, sudah cukup banyak korban berjatuhan akibat petasan, baik itu anak-anak maupun dewasa. Sehingga larangan ini perlu diperhatikan oleh masyarakat.

“Bahkan tidak hanya rumah yang ludes gara-gara ledakan mercon. Makanya, kami berharap masyarakat bisa mengindahkan larangan yang telah diatur, dengan mempertimbangkan risiko yang ada. Selain itu agar perayaan Nataru bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya korban jiwa atau dirugikan,” ujarnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

TP PKK Lumajang Tebar Ilmu Perkuat Iman dengan Kajian Tafsir dan Tahsin Al-Qur’an

27 Maret 2025 - 15:41 WIB

NU Lumajang Beberkan Lima Keistimewaan yang Perlu Diketahui Saat Bulan Ramadhan

6 Maret 2025 - 11:54 WIB

Tentukan Awal Ramadhan, NU Kota Probolinggo Tunggu Sidang Isbat

26 Februari 2025 - 09:28 WIB

Perluas Dakwah, NU Krejengan Probolinggo Gelar Pelatihan Digital

10 Februari 2025 - 15:43 WIB

Mengenal Sofia, Aktivis asal Leces yang Kini Menakhodai Fatayat NU Kabupaten Probolinggo

27 Januari 2025 - 13:04 WIB

Kreatif! Ponpes Azidan Barokatu Zainil Hasan Gelar Lomba Kreasi Tumpeng Sambut Hari Ibu

16 Desember 2024 - 19:43 WIB

Era Baru NU Kota Probolinggo Dimulai, Tiga Pilar jadi Spirit Gerakan

27 Oktober 2024 - 19:22 WIB

MUI Kab. Probolinggo Sebut Agen Zionisme Berkeliaran, Warga Diminta Waspada

29 Juli 2024 - 19:33 WIB

Ratusan Jamaah Haji Kota Probolinggo Tiba, Pj. Walikota Beri Pesan Begini

4 Juli 2024 - 13:06 WIB

Trending di Religi & Pesantren