Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 28 Jan 2024 20:12 WIB

Bus Rombongan Ziarah Wali 5 Kecelakaan di Gresik, 5 Warga Pandaan Pasuruan Meninggal


					BERDUKA: Salah satu korban kecelakaan maut di Gresik dibawa warga ke TPU Desa Karangjati, Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan, untuk dikebumikan. (foto: Moh. Rois). Perbesar

BERDUKA: Salah satu korban kecelakaan maut di Gresik dibawa warga ke TPU Desa Karangjati, Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan, untuk dikebumikan. (foto: Moh. Rois).

Pasuruan,- Suasana duka menyelimuti Jl. Blimbing, Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Empat warga setempat menjadi korban kecelakaan hingga akhirnya meninggal dunia.

Empat korban itu adalah Noman Alif Agustiyahyah, Utanta Ihza Mahendra, Anik, dan Auliyah Mahfiroh Rahmadani. Semuaanya merupakan warga Jl. Blimbing, Desa Karangjati.

Noman dan Utanta, kakak beradik dalam satu KK, disatukan kembali dalam satu liang lahat. Begitu juga ibu Anik dan anaknya Auliyah, kini beristirahat bersama dalam satu tempat peristirahatan terakhir.

“Para korban ini merupakan orang baik, rajin salat jamaah. Kami warga RT 04 RW 09 merasa kehilangan yang sangat mendalam,” kata Kaur Kesra Desa Karangjati, Sugeng Cahyono.

Dalam kesedihan ini, Joni, salah satu korban luka dari rombongan bus ziarah RT 04 RW 09, menceritakan kronologis kejadian, menjelang kecelakaan itu terjadi.

Joni, yang duduk di bangku belakang sopir nomor 6, menyebut, bahwa sebelum kecelakaan terjadi, salah satu penumpang bernama Nyong memberi peringatan kepada sopir yang mengemudi dengan menggunakan satu tangan.

“Saat itu sebelum kecelakaan, sopir diingatkan saat mengemudi dengan satu tangan, yang mengingatkan itu Nyong, dia selamat,” ujar Joni.

Menurut Joni, ketika kecelakaan terjadi, semua penumpang tengah tertidur. Posisi korban yang meninggal dan beberapa orang yang luka parah, Joni mengatakan bahwa mereka duduk di bangku sisi kanan belakang sopir.

“Saya ikut terpental. Korban yang meninggal duduk di bangku belakang sopir,” jelasnya.

Perlu diketahui, kecelakaan maut terjadi di jalur pantura, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Sabtu (27/1/2024) malam.

Kecelakaan itu melibatkan bus dengan truk. Bus tengah membawa rombongan jemaah ziarah wali. Akibat kecelakaan ini, 5 orang meninggal dunia.

Empat orang tercatat sebagai warga Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Sementara satu korban lain adalah Kasmini, warga Dusun Sentir, Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rohim

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa