Menu

Mode Gelap
Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

Politik · 30 Jan 2024 08:51 WIB

PKN Abstain Dukung Capres-cawapres, Anas Urbaningrum Beberkan Alasannya


					Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN, Anas Urbaningrum. (foto: Moh. Rois). Perbesar

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN, Anas Urbaningrum. (foto: Moh. Rois).

Pasuruan,- Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menggelar konsolidasi nasional di Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Senin (29/1/24) sore.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PKN, Anas Urbaningrum, mengumumkan keputusan partai untuk tidak mendukung calon presiden (capres) dan wakil presiden (wapres) tertentu pada Pilpres 2024.

Anas menjelaskan, alasan pertama PKN tidak dapat menjadi partai pengusung, melainkan hanya bisa memberikan dukungan. Dalam konteks Pilpres, PKN belum memiliki status partai pendukung, hanya pengusung.

“Karena belum bisa mengusung, maka putaran pertama PKN belum menentukan pilihan,” kata Anas.

Alasan yang kedua, PKN ingin konsentrasi pada Calon Legislatif (Caleg) PKN di semua tingkatan. Untuk memaksimalkan kekuatan politiknya, masing-masing caleg harus berjuang untuk mendapatkan suara yang maksimal.

“Karena kolam politik setiap dapil itu beda-beda, ada kolam politik 01, ada kolam politik 02 dan ada kolam politik 03. Nah, itu kami harapkan untuk betul-betul dimaksimalkan. Oleh karena itu jika putaran pertama pilpres ini digas mendukun salah satu calon, makan nanti akan merugikan caleg caleg kita,” bebernya.

Alasan ketiga, PKN juga ingin menyusun pertimbangan yang komprehensif sebelum menentukan dukungannya.

“Partai lain mungkin lebih cepat, tapi PKN ingin waktu yang luas untuk mengkaji satu persatu, mulai dari gagasan hingga program yang masuk akal untuk Indonesia ke depan,” kilah mantan narapidana kasus korupsi ini.

Namun, Anas menyatakan bahwa di putaran kedua Pilpres ataubsetelah pileg selesai, PKN pasti akan mendukung salah satu pasangan capres dan cawapres.

“Nah apakah yakin ada putaran kedua, di dalam kertas dua putaran itu lebih besar, karena itu PKN siap menyambut putaran kedua. Yang masuk siapa, tentu saya punya analisis tetapi saya bukan pengamat jadi tidak boleh ngomong sembarangan,” pungkasnya. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik