Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Peristiwa · 7 Mar 2024 18:00 WIB

Diguyur Hujan 8 Jam, Gedung Sekolah di Sentul Probolingggo Ambruk


					RUSAK: Ruang Kelas II, MI Islamiyah di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kab. Probolinggo, roboh. (foto: Ali Ya'lu). Perbesar

RUSAK: Ruang Kelas II, MI Islamiyah di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kab. Probolinggo, roboh. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, ambruk pada Kamis (7/3/24), sekitar pukul 07.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Pengasuh lembaga pendidikan tersebut, Muhammad Sya’roni mengatakan, hujan yang terjadi dalam beberapa hari terkahir, diyakininya sebagai faktor kuat robohnya sekolah tersebut.

Terlebih, pada Rabu (6/3/2024) malam, hujan dengan intensitas tinggi menerpa wilayah tersebut selama semalaman.

“Semalam hujan dari pukul 23.00 WIB dan baru berhenti pukul 07.00 WIB pagi tadi,” kata Sya’roni, Kamis (7/3/24).

Ia menjelaskan, ruang kelas yang roboh, merupakan kelas untuk siswa kelas II yang berimbas ke ruang kelas I dan III. Ia pun mengungkapkan, ketiga ruang kelas tersebut kondisinya memang sudah sangat memprihatinkan.

“Sudah satu bulan memang tidak digunakan sebagai ruang belajar, karena memang memprihatinkan,” ujarnya.

Selama sebulan terakhir, siswa di tiga ruang kelas dipindahkan untuk belajar di ruang kelas IV, V, dan VI. Sementara, siswa kelas IV – VI, menggunakan masjid dan teras rumah sebagai tempat belajar.

“Memang kami pindahkan tempat belajarnya, demi keamanan. Karena terakhir sekolah ini direhab, sudah sekitar 20 tahun yang lalu,” ungkap Sya’roni.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Moh. Barzan mengaku, baru mendapat informasi terkait ruang MI yang roboh tersebut.

Saat ini, dijelaskan Barzan, pihak kemenag sedang memetakan ambruknya sekolah tersebut sebelum tindakan dilakukan.

“Saya kontak pengawasnya, dan sudah ke sana. Kami data dulu, pertama penyebabnya apa. Kedua, kondisi bangunannya seperti apa sebelum roboh,” ujar papar Barzan.

Barzan menjelaskan, setelah melakukan pemetaan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pimpinannya di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Kami akan mengupayakan bantuan (untuk perbaikan kelas, red.) dari kemenag kabupaten ataupun provinsi. Intinya, saat ini kegiatan belajar para siswa harus terus berjalan, sekalipun menggunakan kelas darurat,” ucapnya. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa