Menu

Mode Gelap
H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil Libur Lebaran, Jasa Penitipan Kucing di Kota Probolinggo Laris Manis Empat Keistimewaan The Bentar Beach, yang Wajib Dinikmati saat Libur Panjang Lebaran

Kesehatan · 7 Mar 2024 16:13 WIB

Panen Dumas, Pimpinan Dewan Kritisi Pelayanan RSUD Pasirian Lumajang


					Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Bukasan. (foto: Asmadi). Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Bukasan. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang, Bukasan, menyoroti kinerja dam pelayanan RSUD Pasirian yang dinilainya saat ini sangat buruk.

Akibat dari pelayanan yang tak maksimal dalam beberapa bulan terakhir, dewan pun panen Aduan Masyarakat (Dumas), yang meminta agar pelayanan di RSUD Pasirian segera dibenahi.

“Harusnya, hal itu tidak terjadi di Lumajang. Sebab, tugas dan fungsi petugas kesehatan di RSUD Pasirian, ya harus memberi pelayanan dengan baik dan ramah. Jadi tidak ada alasan petugas kesehatan RSUD Pasirian untuk tidak memberikan pelayanan baik,” kata Bukasan, Kamis (7/3/24).

Selain soal pelayanan, jelas Bukasan, persoalan administrasi yang lama dan bertele-tele juga menjadi keluhan masyarakat mau berobat. Apalagi jika pasien menggunakan BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan.

Harusnya, imbuh Bukasan, pelayanan medis diberikan dengan baik dan mudah. Pasien yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan pun tidak perlu dibedakan dengan pasien umum.

“Kadang masalah administrasi pasien yang memiliki BPJS secara mandiri, mati atau telat, tidak bisa digunakan berobat ke rumah sakit atau puskesmas. Makanya, petugas yang ada pada pelayanan seharusnya memberikan pemahaman ke masyarakat agar segera mendapatkan pelayanan kesehatan,” papar dia.

“Pada dasarnya, pasien yang datang ke rumah sakit adalah untuk berobat, Jangan sampai justru sebaliknya, menjadi tambah sakit karena minim pelayanan yang memang di perlukan,” kritik politisi PDI Perjuangan ini pedas.

Kritik ini, sebut Bukasan, menunjukkan kekhawatiran dan kepeduliannya atas pelayanan di rumah sakit milik Pemkab Lumajang itu. Pelayanan yang baik dan mudah, harus diberikan agar tidak menambah beban mental pasien selama masa penyembuhan.

“Pastinya, harus ada evaluasi terhadap kinerja petugas dan manajemen rumah sakit supaya hal ini tidak terulang lagi,” Bukasan memungkasi. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan