Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 8 Mar 2024 20:43 WIB

Apes! Tujuh Truk Pasir Terjebak Banjir Lahar Semeru


					TERJEBAK: Deretan truk pasir yang terjebak aliran lahar Gunung Semeru. (foto: istimewa). Perbesar

TERJEBAK: Deretan truk pasir yang terjebak aliran lahar Gunung Semeru. (foto: istimewa).

Lumajang,- Sebanyak 7 truk pasir di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang terjebak banjir lahar hujan Gunung Semeru, Jumat (8/3/2024) siang.

Salah seorang penambang pasir, Usman Afandi (42) menyebut, ia sejatinya telah memberikan peringatan bahwa di kawasan Gunung Semeru sedang hujan lebat. Namun, para penambang tidak menghiraukan peringatan tersebut.

“Sejak pukul 10.30 WIB, sudah ada peringatan dari Pos Pantau, tapi mereka tidak menghiraukan. Akhirnya saya mencoba ngasih peringatan, tapi tidak didengarkan juga,” kata Usman.

Hingga sore ini, imbuh Usman, situasi di sungai aliran lahar dingin Gunung Semeru masih hujan lebat dengan intensitas tinggi. Beberapa penambang masih menunggu hujan reda untuk mengevakuasi 7 truk yang terjebak banjir.

“Sampai saat ini, ya masih nunggu hujan reda untuk evakuasi 7 truk yang terjebak banjir lahar dingin Gunung Semeru,” jelasnya.

Kabid Kedaruratan BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono mengatakan, pihaknya sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi 7 truk yang terjebak lahar.

“Masih kita cek, nanti setelah hujan reda dan banjirnya surut, baru truk yang terjebak banjir akan dievakuasi,” janjinya.

Menurutnya, salah satu truk yang terjebak banjir lahar dingin Gunung Semeru, ada yang mengalami patah roda AS. Akibatnya, truk tidak bisa digeser sehingga menyulitkan proses evakuasi.

“Truk yang didepan mengalami patah as, mau ditarik tapi kawat slingnya putus,” pungkas dia. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa