Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Religi & Pesantren · 9 Mar 2024 09:33 WIB

Joget ‘Ngebor’ saat Haflatul Imtihan Viral, Kepala Madrasah Minta Maaf


					MINTA MAAF: Permintaan maaf Kepala MI Raudlatul Ulum, Busyairi, di kantor MWC NU Kejayan didampingi tokoh agama, Kapolsek dan Camat. (foto: Moh. Rois). Perbesar

MINTA MAAF: Permintaan maaf Kepala MI Raudlatul Ulum, Busyairi, di kantor MWC NU Kejayan didampingi tokoh agama, Kapolsek dan Camat. (foto: Moh. Rois).

Pasuruan,- Video yang menampilkan tiga bocah perempuan berjoget dengan mengenakan celana pendek di acara imtihan di Pasuruan, Jawa Timur, viral di media sosial. Aksi tersebut menuai kecaman dari netizen dan warga sekitar.

Video dengan durasi 28 detik itu menampilkan tiga perempuan di atas panggung asyik berjoget dengan gerakan ngebor dan mengenakan celana pendek. Aksi tak pantas itu terjadi di Madrasah Diniyah Raudlatul Ulum, Dusun Krajan Desa Tundosoro, Kecamatan Kejayan, Senin (4/3/2024) malam kemarin.

Ketua PAC GP Ansor Kejayan, M Miqdad Ufair, mengecam joget tersebut dan berharap tidak terulang kembali di acara keagamaan.

“Imtihan ini kan tasyakuran madrasah, jadi tidak pantas joget seperti itu diacara imtihan. Ini menjadi pelajaran, saya berharap madrasah lain tidak melakukan hal serupa,” kata Ufair.

Sementara itu, Kepala Madrasah Diniyah (MI) Raudlatul Ulum, Ach. Busyairi, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Kami mohon maaf kepada para guru, kyai, dan juga masyarakat luas dimanapun berada di atas terjadi hal yang kurang baik di media sosial. Yaitu acara hiburan berupa penampilan anak-anak dalam rangka Haflah Imtihan di Madrasah Diniyah Raudlotul Ulum,” kata Busyairi di kantor MWC NU Kejayan didampingi tokoh agama, Kapolsek dan Camat serta ketua KUA setempat, Jumat (8/3/2024) sore.

Busyairi mengaku awalnya ia tidak mengetahui jika akan ada penampilan joget di acara tersebut. Ia berjanji akan memperbaiki sistem dan memberikan sanksi jika kejadian serupa terulang kembali.

“Kedepan saya siap memperbaiki dan apabila dan apabila terulang saya siap menerima sanksi,” janjinya. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

TP PKK Lumajang Tebar Ilmu Perkuat Iman dengan Kajian Tafsir dan Tahsin Al-Qur’an

27 Maret 2025 - 15:41 WIB

NU Lumajang Beberkan Lima Keistimewaan yang Perlu Diketahui Saat Bulan Ramadhan

6 Maret 2025 - 11:54 WIB

Tentukan Awal Ramadhan, NU Kota Probolinggo Tunggu Sidang Isbat

26 Februari 2025 - 09:28 WIB

Perluas Dakwah, NU Krejengan Probolinggo Gelar Pelatihan Digital

10 Februari 2025 - 15:43 WIB

Mengenal Sofia, Aktivis asal Leces yang Kini Menakhodai Fatayat NU Kabupaten Probolinggo

27 Januari 2025 - 13:04 WIB

Kreatif! Ponpes Azidan Barokatu Zainil Hasan Gelar Lomba Kreasi Tumpeng Sambut Hari Ibu

16 Desember 2024 - 19:43 WIB

Era Baru NU Kota Probolinggo Dimulai, Tiga Pilar jadi Spirit Gerakan

27 Oktober 2024 - 19:22 WIB

MUI Kab. Probolinggo Sebut Agen Zionisme Berkeliaran, Warga Diminta Waspada

29 Juli 2024 - 19:33 WIB

Ratusan Jamaah Haji Kota Probolinggo Tiba, Pj. Walikota Beri Pesan Begini

4 Juli 2024 - 13:06 WIB

Trending di Religi & Pesantren