Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Ekonomi · 17 Mar 2024 08:55 WIB

Berkah Ramadan, Penjualan Bandeng Jelak di Pasuruan Meroket


					MENU FAVORIT: Nur Hayati, sedang membakar Bandeng Jelak pesanan konsumen. Insert: Bandeng Jelak bakar rasa madu. (foto: Moh. Rois). Perbesar

MENU FAVORIT: Nur Hayati, sedang membakar Bandeng Jelak pesanan konsumen. Insert: Bandeng Jelak bakar rasa madu. (foto: Moh. Rois).

Pasuruan,- Bulan Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi para penjual olahan bandeng jelak di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Sejak awal bulan puasa, permintaan bandeng jelak meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

Pengelola UMKM Joyo Food di Kampung Jelak, Nur Hayati mengatakan, dalam sehari, ia bisa menjual sedikitnya 100 ekor bandeng jelak. Padahal diluar bulan Ramadhan, penjualan hanya sekitar 30 ekor per hari.

“Ada tujuh olahan bandeng yang kami sediakan. Diantaranya bandeng crispy, sate komoh, otak-otak, botok, abon, stik duri, dan bandeng presto,” ujar Nur Hayati, Minggu (17/3/24).

Olahan yang paling diminati, menurut Nur Hayati, adalah bandeng bakar madu. Proses pembuatan menu favorit ini cukup mudah. Bandeng terlebih dahulu dibersihkan, durinya dicabut, kemudian dibakar.

“Setelah setengah matang, dilumuri bumbu rempah pedas dan madu,” jelas Nur Hayati.

Harga olahan bandeng jelak bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga Rp26.000 per bungkus. Variasi harga tergantung jenis olahannya.

“Pembeli tidak hanya dari wilayah Pasuruan, tapi juga dari luar daerah seperti Probolinggo dan Malang,” sebut Nur Hayati.

Dikutip dari berbagai sumber, bandeng jelak adalah bandeng hasil budidaya di tambak air payau di kawasan pesisir Kota Pasuruan. Ikan ini memiliki ciri khas daging yang lebih tebal dan gurih dibandingkan dengan bandeng biasa. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi