Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Pemerintahan · 18 Mar 2024 05:22 WIB

Tinjau Pasar Murah di Kota Probolinggo, Pj. Gubernur Jatim Beberkan Pentingnya Beras Impor


					SAFARI RAMADHAN: Pj. Gubernur Jatim saat menyerahkan beras kepada warga didampingi Pj. Wali Kota Probolinggo. (foto: Hafiz Rozani). Perbesar

SAFARI RAMADHAN: Pj. Gubernur Jatim saat menyerahkan beras kepada warga didampingi Pj. Wali Kota Probolinggo. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhi Karyono, Minggu sore (17/03/24), safari Ramadhan di Kota Probolinggo dengan menghadiri pasar murah. Ia berharap, pasar murah dapat bermanfaat bagi masyarakat di bulan Ramadhan.

Dengan menggandeng Bulog Probolinggo, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo saat ini tengah gencar menekan inflasi. Salah satu caranya lewat operasi pasar yang digelar di halaman Kantor Pemkot Probolinggo.

Adapaun komoditi yang dijual di pasar murah yakni beras medium dengan harga Rp 51 ribu per 5 kilogram (kg), gula Rp 10.200 per/kg, minyak goreng Rp14 ribu per liter dan telur ayam Rp 27.000 per/kg.

Adhy Karyono mengatakan, safari Ramadhan ia lakukan untuk memantau operasional pasar murah di daerah. Tujuannya, untuk menekan inflasi dan menekan harga.

“Pasar murah ini harus berdampak kepada masyarakat khususnya saat Ramadhan, sehingga masyarakat dapat tenang menjalani ramadhan karena kebutuhannya telah terpenuhi,” ujar Adhy.

Sementara terkait beras impor asal Vietman dan Myanmar yang masuk daerah, salah satunya ke Probolinggo, Adhy Karyono mengatakan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari program stok beras.

Beras impor nanti sebagiannya akan disalurkan melalui skema bantuan sosial (bansos). Adapun stok beras saat ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Juni 2024.

“Dari pengecekan dua minggu yang lalu di 40 gudang Bulog terdapat 135 ribu ton beras yang jika di hitung cukup untuk 6 bulan kedepan, dan saat ini kembali masuk lagi beras impor,” imbuh dia.

Selain meninjau pasar murah, Pj. Gubernur Jatim juga menyerahkan sejumlah bantuan. Mulai Asitensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASDP), PKH Plus, tali asih kepada TKSK, Tagana, dan pendamping PKH, hingga pemberian apresiasi seniman Jatim. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan