Menu

Mode Gelap
Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga

Peristiwa · 21 Mar 2024 20:48 WIB

Dampak Hujan Deras, Tembok Penahan Tanah Kali Kertosono Ambrol


					
RUSAK: Garis pembatas dipasang di lokasi ambrolnya TPT Kali Kertosono di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan. (foto: Ali Ya'lu). Perbesar

RUSAK: Garis pembatas dipasang di lokasi ambrolnya TPT Kali Kertosono di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Tembok Penahan Tanah (TPT) Kali Kertosono di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo ambrol pada Rabu (20/3/2024) sore. Penyebabnya, diyakini akibat hujan yang terus menerus.

Kabid Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo, Asrul Busthami mengatakan, untuk TPT Kali Kertosono, penangananya menjadi wewenang pemerintah provinsi. Sehingga, ia tidak bisa berbuat banyak.

“Kami tidak punya sungai, itu provinsi, tapi untuk penanganan kedaruratan ada di BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red.) kabupaten,” kata Asrul, Kamis (21/3/2024).

Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif mengatakan, mendapatkan informasi ambrolnya TPT itu pada Rabu sore. Mendapati informasi itu, ia langsung menuju lokasi untuk penanganan kedaruratan.

“Faktornya karena hujan yang deras, karena saat kejadian, sungainya sendiri debetnya tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

Pihaknya pun saat ini masih terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan penanganan, mulai dari pihak DPUPR kabupaten hingga provinsi.

Sebab, dua hari sebelum peristiwa tersebut, TPT di Kali Kertosono di Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan juga ambrol.

“Senin (18/3/2024) itu di belakangnya Pondok Kiai Hafidz (Rangkang, red.) ambrol juga, jadi ada dua. Sekarang kami masih melakukan assesmen dan koordinasi. Jadi sementara, kami hanya pasangi garis pembatas, agar warga tidak mendekat ke tanggul yang ambrol itu,” ucapnya. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa