Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 22 Mar 2024 14:36 WIB

Gempa Bumi 6,1 Magnitudo Guncang Tuban, Bergetar Hingga Pasuruan


					BERGUNCANG: Peta pusat gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo yang berada di wilatah Kab. Tuban. (foto: BMKG). Perbesar

BERGUNCANG: Peta pusat gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo yang berada di wilatah Kab. Tuban. (foto: BMKG).

Pasuruan,- Gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo mengguncang wilayah Tuban, Jawa Timur, Jumat (22/3/2024) sekitar pukul 11.22 WIB. Gempa berpusat di laut pada koordinat 5.74 LS, 112.32 BT (132 km Timur Laut Tuban-Jatim) dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran gempa tidak hanya dirasakan di Tuban, tetapi juga di beberapa wilayah lain di Jawa Timur, termasuk Pasuruan. Padahal Tuban dengan Pasuruan terpisah jarak sekitar 167 kilometer.

Hari Mujianto, salah satu warga Pasuruan, mengaku merasakan getaran gempa saat ia sedang duduk. “Iya terasa getarannya. Waktu itu saya sedang duduk,” kata Hari.

Ia menuturkan, getaran gempa tersebut berlangsung selama beberapa detik. “Saya merasakan getaran itu cuma beberapa detik. Sempat kaget,” ujar Hari.

Sementara itu, Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Geofisika Tretes Pasuruan, Suwarto membenarkan bahwa gempa tersebut juga dirasakan di Pasuruan.

“Iya mas, tadi ada yg melaporkan terasa,” Suwarto menjelaskan.

BMKG memperkirakan skala gempa di Pasuruan tergolong ringan, yaitu II hingga III MMI. Skala II MMI artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang yang sedang duduk atau diam.

Sementara skala III MMI artinya getaran dirasakan oleh banyak orang, benda-benda ringan bergoyang.

Dijelaskan Suwarto, penyebab gempa tersebut adalah terjadinya pergerakan sesar lokal. Namun bencana alam itu tidak berpotensi tsunami.

“Sampai saat ini telah terjadi 16 kali gempa susulan,” Suwarto memungkasi. (*)

 

Editor: Mohammad S
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 143 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa