Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Politik · 17 Apr 2024 10:26 WIB

Netralitas dalam Pilkada 2024, Harga Mati bagi ASN di Lumajang


					TEGAS: Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni (tengah) meminta ASN di jajaran Pemkab Lumajang netral menapaki tahapan Pilkada Lumajang 2024. (foto: Kominfo Lumajang). Perbesar

TEGAS: Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni (tengah) meminta ASN di jajaran Pemkab Lumajang netral menapaki tahapan Pilkada Lumajang 2024. (foto: Kominfo Lumajang).

Lumajang,- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Lumajang tinggal beberapa bulan saja. Netralitas menjadi harga mati yang ditekankan pemerintah daerah kota pisang kepada jajarannya.

Pj Bupati Lumajang Indah Wayuni atau yang akrab disapa Yuyun menegaskan pentingnya Aparatur Sipil Negara (ASN) Lumajang untuk menjaga netralitas saat menjelang pilkada, 27 November 2024.

“Tujuan utamanya adalah mewujudkan Pemilu 2024 yang demokratis, aman, tertib, dan damai di Kabupaten Lumajang,” kata Yuyun saat memimpin apel sekaligus halal bihalal di kantor Pemkab Lumajang, Selasa (16/4/24).

Sebelumnya, imbuh Yuyun, ia mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh jajaran ASN Lumajang yang telah menyalurkan hak pilihnya dan membantu menjaga suasana kondusif Pemilu 2024, 14 Februari lalu.

“Namun, kita masih memiliki satu pemilu lagi pada 27 November mendatang. Oleh karena itu, saya meminta kepada seluruh pegawai untuk tetap menjaga netralitas. Keterlibatan dalam kegiatan politik dapat menghambat peran kita sebagai penggerak pembangunan,” ujar dia.

Yuyun juga menjelaskan beberapa batasan yang harus dipatuhi ASN dalam menjaga netralitas selama tahapan Pilkada 2024.

Termasuk larangan menunjukkan keberpihakan melalui gestur tubuh, terlibat dalam kampanye, atau bahkan menjadi bagian dari tim kampanye.

Selain itu, tambah Yuyun, dirinya menekankan kepada Sekda dan Kepala BKD Kabupaten Lumajang, untuk memastikan netralitas dijaga dengan baik, serta mengawasi perilaku para ASN.

“Kehadiran kita dalam suasana yang kondusif sangatlah penting untuk kelancaran pembangunan. Jika ketertiban terganggu, pembangunan akan terhambat. Oleh karena itu, kita harus menghindari hal-hal yang dapat merusak kondusifitas,” pungkasnya. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moh. Rochim

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik