Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Pemerintahan · 27 Apr 2024 19:25 WIB

Angka Pengangguran di Kota Probolinggo Tahun 2024 Turun, Segini Jumlahnya


					Ilustrasi pengangguran. Perbesar

Ilustrasi pengangguran.

Probolinggo,- Angka pengangguran di Kota Probolinggo pada tahun 2024 turun dibandingkan dengan tahun 2023, yang mencapai 5.852 orang.

Dengan turunnya angka pengangguran ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menargetkan angka pengangguran di tahun 2025 hanya kisaran 3,72 persen.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Probolinggo, Budi Wirawan mengatakan, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo angka pengangguran tahun 2023 mencapai 6.069.

Sementara, untuk tahun 2024 ini, angka pengangguran turun mencapai 5.852.D ari data BPS penurunan angka pengangguran dari tahun 2023 hingga 2024 mencapai 207 orang.

Penurunan angka pengangguran tersebut terjadi karena beberapa faktor mulai dari banyaknya wirausaha, hingga rekrutmen perusahaan, restoran hingga pertokoan.

“Faktor tersebut yakni banyaknya ibu-ibu yang berwirausaha dengan berjualan menjelang hari raya, serta PT Eratex Djaja yang membuka banyak rekruitmen karena menerima order, termasuk pertokoan yang juga membuka lowongan pekerjaan,” ujar Budi, Sabtu (27/4/24).

Tak hanya itu, dari sektor pertanian juga berpengaruh karena bertepatan dengan panen raya, sehingga banyak tenaga borongan yang dipakai.

Kemudian yang tak kalah penting yakni Pemerintah Kota Probolinggo yang secara terus menerus melakukan pelatihan kejuruan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Diantaranya, pelatihan laundry, barbershop, barista, otomotif, hingga rias pengantin.

Dan juga pelatihan kerja dan bantuan sarana atau peralatan kerja yang dilakukan oleh OPD lain, sehingga sangat membantu masyarakat untuk memulai usaha secara mandiri.

“Dengan turunnya angka pengangguran, Pemerintah Kota Probolinggo telah menetapkan target Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di tahun 2025 turun hingga 3,72 persen,” ujar Budi. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan