Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Pendidikan · 29 Apr 2024 15:41 WIB

Top! Wakili Indonesia, 3 Santri MA Zainul Hasan Genggong Raih Merit Award di Thailand


					BERPRESTASI: Tiga santri MA Zainul Hasan Genggong Probolingo meraih Merit Award dalam  Grand Final Thailand International Mathematic Olympiad (TIMO) di Bangkok, Thailand. (foto: istimewa). Perbesar

BERPRESTASI: Tiga santri MA Zainul Hasan Genggong Probolingo meraih Merit Award dalam Grand Final Thailand International Mathematic Olympiad (TIMO) di Bangkok, Thailand. (foto: istimewa).

Probolinggo,- Prestasi membanggakan ditorehkan tiga santri Madrasah Aliyah (MA) Zainul Hasan 1 Genggong Pajarakan Probolinggo dalam kancah internasional. Mereka meraih medali dalam Grand Final Thailand International Mathematic Olympiad (TIMO) di Bangkok, Thailand, pada 25-29 April 2024.

Di ajang tersebut, Indonesia diwakili oleh 3 Santri MA Zainul Hasan Genggong. Ketiganya adalah Sidqiana Azzahra, Nuriyah Rahmawati, dan Faizah Vivi Agustin.

Koordinator Program Olimpiade yang ikut serta mendampingi selama perlombaan Aninatul Baidiyah, menyampaikan bahwa dalam ajang tersebut MA Zainul Hasan 1 Genggong masuk nominasi 20 besar dari 90 peserta dari berbagai negara.

Siapa sangka, ketiganya mampu menyingkirkan kontestan dari negara lain dan berhasil mendapatkan merit award.

“Sebenarnya anak-anak sempat down karena mendapat merit award, mereka khawatir mengecewakan madrasah. Tapi mereka kembali tersenyum setelah tahu bahwa nilai mereka tertinggi dalam kategori merit award tersebut,” ujar Ani, sapaan akrab Aninatul Baidiyah.

Kepala MA Zainul Hasan 1 Genggong, Nun Ahsan Maliki, mengucapkan selamat dan bersyukur atas torehan prestasi yang diraih 3 santri dalam kompetisi internasional tersebut.

Nun Alex, begitu ia biasa dipanggil, menyebut bahwa mereka baru pertama kali mengikuti ajang perlombaan secara offline di tingkat internasional.

“Alhamdulillah,  meraih merit award dari 90 peserta, dan ketiganya naik pentas semua menerima medali itu luar biasa. Saya ucapkan selamat, mabruk atas perolehan ini, prestasi ini begitu membanggakan,” ujar Nun Alex. (*)

 

 

Editor: Mohammad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bupati Lumajang Siapkan 6 Hektar Lahan untuk Lokasi Sekolah Rakyat

1 April 2025 - 18:23 WIB

Eks Kantor Pemkab Pasuruan Diusulkan Jadi Sekolah Rakyat

30 Maret 2025 - 15:43 WIB

Makan Bergizi Gratis Dimulai di Jember, Per Porsi Rp8 Ribu

18 Maret 2025 - 01:04 WIB

Pemkab Probolinggo Siapkan Sekolah Rakyat, Bupati Mulai Survei Sekolah dan Lahan

17 Maret 2025 - 12:05 WIB

Sebanyak 3.561 Pelajar Lumajang Putus Sekolah

11 Maret 2025 - 15:22 WIB

Pemkot Probolinggo Bakal Bangun SMPN 11, Siapkan Lahan di 3 Lokasi

6 Maret 2025 - 17:38 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Wabup Pasuruan Buka Segel, Siswa SDN Jeladri 1 Akhirnya Bisa Belajar di Sekolah

26 Februari 2025 - 15:53 WIB

Baru Sehari Uji Coba, Program MBG di Kota Probolinggo Dihentikan

18 Februari 2025 - 13:54 WIB

Trending di Nasional