Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Lingkungan · 7 Mei 2024 22:15 WIB

Rawat Kelestarian Alam, Pj Bupati Lumajang Kampanyekan Tandur Bareng


					NANDUR: Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memimpin tandur bareng di Desa Sombo, Kecamatan Gucialit. (foto: Asmadi) Perbesar

NANDUR: Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memimpin tandur bareng di Desa Sombo, Kecamatan Gucialit. (foto: Asmadi)

Lumajang,- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Hartutik, bersama Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, melakukan tandur (menanam) bareng di Desa Sombo, Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang, Senin (6/5/2024).

Kepala DLH Kabupaten Lumajang, Hartutik mengatakan, tandur bareng yang dilakukan oleh Pemkab Lumajang ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.

Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, menurut Hartutik, diharapkan kesadaran menjaga lingkungan semakin mengakar di hati setiap individu.

Kegiatan tersebut, imbuhnya, juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bumi Tahun 2024, yang jatuh setiap tanggal 22 April.

“Komitmen dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat serta konservasi Sumber Daya Alam (SDA) agar dapat berkelanjutan bagi generasi mendatang, adalah hal yang sangat penting. Melalui kegiatan tandur bareng, kami mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga dan berperan aktif dalam melestarikan lingkungan,” kata Hartutik.

Sekedar diketahui, Desa Sombo, dengan ketinggian mencapai 1200 mdpl menjadi salah satu desa tertinggi di Kecamatan Gucialit.

Keindahan alamnya dan potensi Sumber Daya Alam yang melimpah, terutama sumber mata air, menjadi fokus utama aksi tandur bareng ini.

“Penting untuk memaksimalkan potensi Desa Sombo, terutama dalam menjaga kelestarian Sumber Daya Alam yang luar biasa, termasuk kelimpahan air yang dimiliki. Ini merupakan aset berharga yang perlu kita jaga bersama,” kata Pj Bupati Lumajang Imdah Wahyuni.

Wanita yang akrab disapa Yuyun itu mengharapkan peran aktif lapisan masyarakat dalam kegiatan tandur bareng ini, agar proses pelestarian alam semakin cepat dan pesat.

Sebab upaya bersama ini, jelas Yuyun, juga bertujuan untuk menjaga keberlangsungan sumber mata air dan kelestarian alam di Desa Sombo agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan, termasuk kesuburan tanah, sehingga warisan alam ini dapat dinikmati oleh anak cucu kita kelak,” imbaunya dengan penuh semangat. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moh. Rochim

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Reservoir Diresmikan, 600 Rumah di Lumajang Dipasok Air Bersih

25 Maret 2025 - 18:16 WIB

Cegah Kecelakaan, Dua Pos Perlintasan KA di Kota Probolinggo Diresmikan

25 Maret 2025 - 16:08 WIB

Trending di Lingkungan