Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 8 Mei 2024 16:29 WIB

Murni Kelalaian Pengendara, Penyelidikan Laka Moge Dihentikan


					LAKA MAUT: TKP Laka maut yang melibatkan moge dan minibus. Insert: Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa'bani didampingi Kasi Humas, dan Kasat Lantas. (foto: Hafiz Rozani). Perbesar

LAKA MAUT: TKP Laka maut yang melibatkan moge dan minibus. Insert: Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa'bani didampingi Kasi Humas, dan Kasat Lantas. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Polres Probolinggo Kota menghentikan penyelidikan kasus kecelakaan motor gede (moge) yang mengakibatkan dua orang meninggal di Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Sumberasih pada Minggu (28/4/24) lalu.

Dari hasil hasil penyelidikan aparat kepolisian, kecelakaan terjadi karena kelalaian pengendara moge yang berkendara hingga ke jalur berlawanan.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani mengatakan, dari hasil penyelidikan kemudian olah TKP dan gelar perkara kecelakaan tersebut terjadi karena saat rombongan moge berjalan dari timur, motor yang dikendarai korban ini masuk ke jalur berlawanan.

“Sehingga dari arah berlawanan atau barat melaju Toyota Innova, yang kemudian bertabrakan dengan motor yang dikendarai korban,” ujar Wadi.

Terkait adanya motor Yamaha N-Max berwarna silver yang menjadi penyebab kecelakaan, kapolres menegaskan, bahwa, motor tersebut tidak ada.

Yang ada hanya Yamaha N-Max yang ikut dengan rombongan moge yang juga diketahui juga terjatuh setelah kecelakaan terjadi.

Dengan hasil gelar perkara berdasarkan bukti-bukti, keterangan saksi, olah TKP, serrta kronologis kecelakaan tersebut maka, perkara kecelakaan moge yang terjadi di Jalur Pantura, Kecamatan Sukberasih dihentikan.

“Dari data, fakta hasil penyelidikan, serta CCTV, dan juga keterangan saksi, maka perkara ini tidak bisa kita lanjutkan atau kami hentikan,” beber dia.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi di jalur Pantura, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Minggu sore (29/4/24) yang melibatkan tiga kendaraan, termasuk satu moge.

Akibat kejadian tersebut pasutri pengendara moge Nopol B 6363 ZN, Abdul Aziz (34) bersama istrinya, Erisha Kartika (31) warga Jambangan, Surabaya meninggal di lokasi kecelakaan. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa