Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Politik · 24 Mei 2024 21:07 WIB

Bawaslu Kota Probolinggo Lantik 15 Panwascam Terpilih


					DILANTIK: Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga melantik 15 Panwascam terpilih. (foto: Hafiz Rozani). Perbesar

DILANTIK: Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga melantik 15 Panwascam terpilih. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Probolinggo, Jumat (24/5/24) siang, melantik 15 Panitia Pengawas Kecamatan (panwascam) terpilih. Diharapkan, panwascam dapat bertugas maksimal untuk mengawasi Pilkada 2024, November mendatang.

Pelantikan panwascam dilaksanakan di sebuah hotel di Kota Probolinggo.Pada pelantikan ini, ke 15 panwascam menjalani prosesi pelantikan dengan pengambilan sumpah jabatan.

Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga mengatakan, 15 panwascam yang dilantik ini terdiri atas sembilan panwascam existing dan enam panwascam baru.

Keenam orang itu mengisi Panwascam Kecamatan Wonoasih satu orang, Kecamatan Kedopok dua orang, Kademangan satu orang, Kecamatan Mayangan satu orang, dan Kecamatan Kanigaran satu orang.

“Setelah dilakukan tahapan mulai dari pengumuman hingga tes CAT, barulah pada hari ini ke-15 panwascam kami lantik,” ujar Johan.

Ia mengatakan, setelah dilantik, hari ini juga panwascam terpilih langsung mendapat pembekalan, dan bimbingan teknik.

Selanjutnya, panwascam ini langsung bertugas dengan melakukan tahapan tes wawancara bagi calon pengawas kelurahan/desa (PKD).

Terkait tingkat kerawanan, Johan mengungkapkan, karena Pilkada ini ada kaitannya dengan fanatisme pendukung calon yang kuat sehingga perlu diantisipasi.

Terlebih, jumlah TPS di Pilkada akan lebih sedikit yakni, sebanyak 325 TPS. Satu TPS untuk 600 pemilih. Sehingga Panwascam juga bertanggungjawab untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mencoblos.

“Karena pilkada ini sifatnya kedaerahan, yang tingkat fanatisme akan lebih kuat, maka kerawanan-kerawanan tersebut akan kami antisipasi,” beber Johan. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Haliza

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik