Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Ekonomi · 27 Mei 2024 14:03 WIB

Mendekati Idul Adha, Harga Sapi di Wilayah Lumajang Mulai Meroket


					NAIK HARGA: Harga sapi potong di Pasar Hewan Lumajang mulai naik hingga kisaran 10 persen. (foto: Asmadi). Perbesar

NAIK HARGA: Harga sapi potong di Pasar Hewan Lumajang mulai naik hingga kisaran 10 persen. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Menjelang hari raya Idul Adha 1445 Hijriyah, harga sapi di wilayah Kabupaten Lumajang, mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga sapi potong bahkan mencapai lebih 10 persen dari harga awal.

Di Pasar Hewan Lumajang, harga sapi yang awalnya hanya Rp15 juta, kini menjadi Rp17 juta per ekor. Sedangkan harga sapi kategori bobot besar, kini seharga Rp26 juta, meski sebelumnya hanya dijual sekitar Rp22 juta.

“Harganya tergantung bobot. Misalnya sapi dengan bobot 250 kilogram yang harganya Rp15 juta, naik menjadi Rp17 juta, namun ini masih termasuk normal,” kata pedagang sapi di Pasar Hewan Lumajang, Along Karisma, Senin (27/5/24).

“Kalau bobotnya sudah 300 kilogram ke atas, maka harganya sudah mencapai Rp22 juta hingga Rp26 juta,” imbuh Along.

Kenaikan harga sapi terjadi lantaran banyaknya permintaan hewan potong untuk kurban Idul Adha. Untungnya, ketersediaan sapi masih melimpah, sehingga warga tidak perlu khawatir dengan lonjakan harga yang cukup tinggi.

“Biasanya harga akan jauh lebih mahal, ketika stok sapi tinggal sedikit, namun kenyataannya sekarang masih melimpah,” Along menambahkan.

Senada dengan Along, Muhammad Faisol menyebut, dalam satu pekan terakhir, jumlah pembeli sapi di Pasar Hewan Lumajang memang telah mengalami peningkatan.

“Jadi untuk stok sapi di pasar hewan Lumajang masih aman, tidak tahu lagi kalau nanti ada pembeli dari Surabaya. Sebab, kalau mereka datang kesini, pasti belinya banyak,” jelasnya.

Pembeli sapi, Joko Susanto mengaku memaklumi jika hanya sapi di pasaran sudah mulai naik. Namun demikian, ia tetap membeli karena sudah diniatkan untuk kebutuhan hewan qurban saat Idul Adha.

“Meski sudah naik, saya harus membelinya, karena kalau membeli mepet hari raya Idul Adha, harganya sudah berbeda lagi,” pungkasnya. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moh. Rochim

Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi