Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Politik · 10 Jun 2024 18:26 WIB

Jumlah TPS Pilkada 2024 di Kota Probolinggo Menyusut 50 Persen


					Komisioner KPU Kota Probolinggo, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Radfan Faisal. (foto: Hafiz Rozani). Perbesar

Komisioner KPU Kota Probolinggo, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Radfan Faisal. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Jika pada Pemilu 2024, KPU Kota Probolinggo menetapkan jumlah TPS mencapai 669, maka pada Pilkada Kota Probolinggo, jumlah TPS di Kota Probolinggo berkurang hampir separonya.

Berkurangnya jumlah TPS ini juga dibarengi dengan bertambahnya jumlah pemilih dalam setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Komisioner KPU Kota Probolinggo, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Radfan Faisal mengatakan, pada Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024, jumlah TPS di Kota Probolinggo akan mencapai 326 titik.

Meski begitu, jumlah TPS yang akan didirikan di Kota Probolinggo masih belum ditetapkan karena saat ini KPU Kota Probolinggo masih restrukturisasi.

“Jadi ada 326 TPS saat Pilkada 2024. Jumlah tersebut jauh menyusut dari TPS saat Pemilu 2024 yang berada di angka 669 TPS,” ujar Radfan, Senin (1/6/24).

Dengan berkurangnya TPS ini, maka nantinya setiap TPS akan memiliki jumlah pemilih maksimal mencapai 600 orang. Sementara angka aman yang disarankan KPU Provinsi Jatim mencapai 580 orang.

Selain menyusutnya jumlah TPS, pada Pilkada 2024 ini, tidak ada TPS khusus, berbeda dengan Pemilu 2024 lalu yang terdapat 3 TPS khusus.

Selain memang tidak diperbolehkan, juga karena pilkada ini sifatnya lokal. Adapun target partisipasi masyarakat KPU Kota Probolinggo sebesar 87 persen, seperti pada Pemilu 14 Februari lalu.

“Target secara nasional mencapai 77,5 persen, sehingga Pemilu 2024 menjadi standard KPU Kota Probolinggo,” imbuh Radfan.

Untuk dapat mencapai target tersebut, maka KPU Kota Probolinggo akan terus menggelar sosialisasi, salah satunya sosialisasi hingga ke tingkat RT/RW yang telah dilakukan.

“Kemudian sosialisasi pemilih perempuan dihadiri oleh guru-guru, juga pemilih keagamaan, hingga kepemudaan. Kita ingin menyasar seluruh segmen pemilih untuk sosialisasi,” pungkasnya. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik