Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Peristiwa · 11 Jun 2024 22:06 WIB

Sepekan Belum Ditemukan, Pencarian Korban Longsor di Lumajang Dihentikan


					DISTOP: Proses pencarian korban tanah longsor di Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabu. Lumajang, sebelum dihentikan. (foto: Asmadi). Perbesar

DISTOP: Proses pencarian korban tanah longsor di Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabu. Lumajang, sebelum dihentikan. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Pencarian korban tanah longsor di Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, resmi dihentikan.

Berdasarkan laporan dari Tim SAR gabungan empat korban tanah longsor, tiga diantaranya sudah ditemukan.

Mereka adalah Kusnadi (40) ditemukan pada Selasa (4/6/2024) sore, kemudian Rabu (5/6/2024) ditemukan korban atas nama Dwi Suprapto. Terakhir Kamis (6/6/2024) ditemukan korban Rohim.

Dengan ditemukannya 3 korban, maka tinggal satu korban atas nama Junaedi (26) warga Kabupaten Malang, yang keberadaannya masih misterius.

“Karena prosedurnya satu minggu pencarian, maka dari itu, kami telah meresmikan pencarian korban tanah longsor dihentikan pada Senin malamù kemarin, ” kata Koordinator Tim SAR dari Basarnas Jember Rudi Prahara, Selasa (11/6/2024).

Meskipun pencarian korban atas nama Junaedi resmi ditutup, kata dia, pencarian akan dilanjutkan lagi, jika ada petunjuk ataupun tanda titik lokasi keberadaan korban tanah longsor.

“Kalau ada tanda-tanda titik lokasi keberadaan korban, tidak menutup kemungkinan pencarian akan dilanjutkan oleh Tim SAR,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, jika pada waktu ada tanda-tanda lokasi korban tertimbun material tanah longsor, pihak Basarnas Jember siap dipanggil untuk melakukan pencarian lanjutan.

“Selama tujuh hari ini, kami sudah berusaha maksimal untuk mencari satu korban yang belum ditemukan. Bahkan kami dibantu oleh anjing pelacak K9 dari Polres Lumajang, tapi satunl korban ini masih belum ditemukan,” jelasnya.

Pencarian korban, sebut Rudi, berada dibawah tebing yang kondisinya rawan longsor susulan. Tentu pencarian selama tujuh hari ini pihaknya harus ekstra hati – hati.

“Disamping susahnya mencari korban, material longsor cukup tebal, sehingga menyusahkan kami melakukan pencarian,” ia memungkasi.

Seperti diketahui, tanah longsor terjadi di tebing area penambangan pasir Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Selasa (4/6/24) sekitar pukul 11.30 WIB.

Musibah ini menyebabkan 4 pekerja tambang dan 2 truk pasir tertimbun material longsor. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kejadian ini. (*)

 

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa