Lumajang,- Momen Hari Raya Idul Adha, benar-benar menjadi berkah bagi sebagian orang. Tidak hanya perajin tusuk sate, panggang sate, dan pengepul kulit, jasa jagal dadakan pun ketiban rejeki.
Salah satu jagal dadakan yang kecipratan berkah Idul Adha adalah Hartono warga Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Menurut Hartono, ia memang punya keahlian menyembelih dan memotong hewan. Ia yang tidak asing dengan teknik pemotongan hewan jenis sapi maupun kambing lantaran pernah bekerja di Rumah Potong Hewan (RPH).
Kelihaian memotong hewan pun tak disia-siakan Hartono. Usai melaksanakan salat Ied, ia langsung mengganti pakaiannya dan menuju ke tempat penyembelihan hewan kurban.
Sesampainya di lokasi penjagalan, ia langsung mengecek ketajaman pisau dan parang sebelum digunakan untuk menyembelih hewan kurban.
Setelah semua dicek, Hartono membaca do’a sebelum melakukan penyembelihan. Tak perlu bermenit-menit, hewan qurban pun terkapar di tangan Hartono.
“Pekerjaan saya kuli bangunan. Hanya, karena saya sering menyembelih kambing dan sapi, banyak masyarakat yang memanggil saya untuk menyembelih hewan kurbannya,” kata Hartono, Senin (17/6/24).
Hartono menjelaskan, sebelum hari Raya Idul Adha, sudah banyak warga yang memintanya memotong hewan qurban di tempat pemotongan yang telah disediakan.
Bahkan, saat Hari Raya Idul Adha kurang 2 hari, ia sudah memiliki tiga titik lokasi penyembelihan, yang seluruhnya hewan qurban jenis kambing.
“Sebelum memasuki hari raya kurban, saya sudah menerima tiga pemotongan hewan kurban, jenis kambing. Kalau kambing cepat banget prosesnya,” ujarnya.
Sehari menjelang Hari Raya Kurban, ia ketambahan orderan jagal 6 ekor sapi berukuran besar. Tentu banyaknya orderan membuat pundi-pundi uangnya bertambah.
“Alhamdulillah, hanya kalau memotong sapi, harus ditemani dua atau tiga orang, biar cepat selesai. Kalau ditotal semua hewan kurban yang saya sembelih hari ini 9 ekor,” jelasnya.
Uang jasa jagal hewan qurban, imbuh Hartono, tergantung besar kecil hewan yang akan dipotong. “Ada yang Rp200 ribu, Rp150 ribu hingga Rp100 ribu per ekor, tergantung besar kecil hewannya,” pungkas dia. (*)
Editor: Mohamma S
Publisher: Moch. Rochim