Probolinggo,- Kelompok tani dan hutan memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan sumber daya alam dan konservasi lingkungan. Selain itu, kelompok ini punya andil besar dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan Gus dr. Muhammad Haris Damanhuri Romli atau Gus Haris saat silaturrahim bersama kelompok tani dan hutan wilayah Kecamatan Tongas, Sumberasih dan Lumbang, Kabupaten Probolinggo di RM. Tongas Asri, Senin (15/7/24) siang.
“Kelompok tani dan hutan bukan hanya sebagai wadah organisasi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang krusial dalam mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan keberlanjutan lingkungan,” kata Gus Haris.
Disampaikan Gus Haris, Kabupaten Probolinggo yang memiliki luas wilayah sekitar 169.616,65 Ha atau 1.696,17 km², paling banyak merupakan area pertegalan atau ladang seluas 51.000 Ha.
“Nomer dua, luas wilayah Kabupaten Probolinggo itu dikuasai oleh hutan dengan luas sekitar 42 ribu Ha, dengan 8 ribu diantaranya sudah dikeluarkan izinnya untuk dimanfaatkan masyarakat,” beber Gus Haris.
Dengan kondisi geografis seperti itu, imbuh Bakal Calon Bupati Probolinggo ini, seharusnya masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya kelompok tani dan hutan, hidupnya bisa lebih sejahtera.
“Kita punya segalanya, namun kondisi Kabupaten Probolinggo justru sangat memperihatinkan. Kabupaten Probolinggo kita ini menjadi daerah termiskin ke-empat di Jawa Timur,” cetusnya.
“Ini menjadi tugas kita bersama. Tidak bisa pemerintah daerah, bupati dan wakil rakyat mengatasi keterpurukan Kabupaten Probolinggo tanpa kerjasama dan dukungan semua pihak,” imbuh Gus Haris.
Selain Gus Haris, hadir dalam silaturahmi tersebut Anggota DPRD Jatim sekaligus Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Mahdi; Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Achmad Achyani dan belasan kelompok tani dan hutan wilayah Kecamatan Tongas, Sumberasih dan Lumbang. (*)
Editor: Mohammad S
Publisher: Moch. Rochim