Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Pemerintahan · 24 Jul 2024 19:55 WIB

Wow! Tujuh Ribuan Warga Kota Pasuruan Masih Menganggur


					Ilustrasi pengangguran. Perbesar

Ilustrasi pengangguran.

Pasuruan,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pasuruan mencatat, pada tahun 2023, terdapat 164.290 penduduk usia kerja, dengan 124.280 di antaranya merupakan angkatan kerja.

Dari jumlah tersebut, 117.260 orang (94,37 persen) telah bekerja, sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 75,65 persen.

Namun, ada sekitar 7.000 orang yang belum terserap di pasar kerja, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 5,64 persen.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerjaan bekerja sama dengan instansi terkait dan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMU/SMK menggelar Job Fair.

Bursa lowongan kerja ini digelar selama dua hari di Gedung Harmoni, dari tanggal 24 hingga 25 Juli 2024, yang diikuti oleh 30 perusahaan dan terbuka untuk umum.

“Data BPS, tingkat pengangguran terbuka mencapai 5,64%. Semoga dengan adanya Job Fair ini, kita dapat memberikan lebih banyak kesempatan kepada pencari kerja,” kata Asisten I Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah.

Ia menyebutkan, bahwa permasalahan ketenagakerjaan di Kota Pasuruan disebabkan oleh tingginya angka pengangguran akibat keterbatasan lapangan kerja.

Selain itu, karena ketidakseimbangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan ketersediaan pencari kerja, serta kesenjangan informasi antara perusahaan dan pencari kerja.

“Dengan adanya Job Fair ini, kita setidaknya dapat memberikan informasi lowongan kerja yang sesuai kebutuhan perusahaan secara up to date,” beber Yanuar.

Ia optimis, Job Fair bisa menjadi solusi untuk mengatasi ketidakseimbangan antara jumlah pencari kerja dan lapangan kerja yang tersedia, serta mempercepat serapan tenaga kerja di Kota Pasuruan.

“Saya berharap melalui Job Fair ini, pencari kerja dapat termotivasi untuk mencari pekerjaan, khususnya di Kota Pasuruan,” ujar Yanuar. (*)

 

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Moch. Rochim



 

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan