Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Nasional · 17 Agu 2024 10:43 WIB

Unik! Santri Bersarung Meriahkan Upacara HUT RI di Lumajang


					BERSARUNG: Suasana upacara bendera HUT RI di Ponpes Al Ikhlas Al Muhdlor Yosowilangun, Kab. Lumajang. (foto: Asmadi). Perbesar

BERSARUNG: Suasana upacara bendera HUT RI di Ponpes Al Ikhlas Al Muhdlor Yosowilangun, Kab. Lumajang. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Suasana berbeda tergambar dalam upacara bendera Merah Putih di Pondok Pesantren Al Ikhlas Al Muhdlor Yosowilangun, Lumajang menggelar upacara HUT ke 79 RI di halaman pondok pesantren, Sabtu (17/8/2024) pagi.

Santri yang mengikuti upacara HUT Kemerdekaan mengenakan sarung dan kopyah dengan pita merah putih serta seragam sekolah. Ratusan santri dengan khidmat mengikuti upacara hari kemerdekaan.

Prosesi upacara tidak kalah dengan upacara resmi pada umumnya, mulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaaan teks pancasila, teks proklamasi hingga mengheningkan cipta.

Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan kembali semangat para pejuang dalam merebut kemerdekaan tidak selalu digelorakan oleh segenap instansi pemerintahan. Selain itu, juga menjadi rutinitas sakral bagi pesantren.

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas Al Muhdlor, Gus Halim Sholeh, upacara HUT Kemerdekaan RI digelar untuk menanamkan rasa nasionalisme kepada para santri serta mengharga jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Kegiatan upacara hari kemerdekaan ini untuk menanamkan rasa menghargai jasa kepada para pahlawan, serta membentuk rasa nasionalisme bagi para santri sebagai bagian generasi bangsa,” ujar Gus Halim.

Para santri mengaku senang bisa mengikuti upacara hari kemerdekaan. Bagi santri, salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan yakni menghargai jasa para pahlawan serta dengan giat belajar.

“Perasaannya ikut upacara senang, karena untuk menngenang jasa para pahlawan yang berjuang bagi kemerdekaan Indonesia,” ujar salah satu santri, Fatimatuz Zahroh.

Menurutnya, saat ini para santri tidak lagi berbicara kemerdekaan dengan senjata, tidak dalam konteks melawan penjajahan, atau tidak berada dalam keadaan negara terjajah.

“Tetapi perjuangan kemerdekaan yang telah dilakukan para pejuang harus dilanjutkan dengan wujud-wujud yang lain,” ucap Fatimatuz.

“Untuk mengisi kemerdekaan Indonesia ini salah satunya dengan belajar dengan giat,” timpal santri lainnya, Zainal Arifin.

Upacara bendera ini ditutup dengan doa bersama, untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. (*)

 


Editor: Mohammad S
Publisher: Moh. Rochim


 

Artikel ini telah dibaca 187 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hari ke-6 Ramadhan, Harga Komoditas Cabai Turun, Namun Masih Dikeluhkan

6 Maret 2025 - 14:56 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Demo ‘Indonesia Gelap’ di Jember, Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran

21 Februari 2025 - 20:06 WIB

Catat! Serangan Digital pada Perusahaan Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan terhadap Pers

21 Februari 2025 - 13:08 WIB

Gus Haris – Ra Fahmi Gladi Kotor di Monas Jelang Pelantikan

18 Februari 2025 - 15:42 WIB

Baru Sehari Uji Coba, Program MBG di Kota Probolinggo Dihentikan

18 Februari 2025 - 13:54 WIB

Pisang Mas Kirana Lumajang Tembus Pasar Global

9 Februari 2025 - 09:43 WIB

Pakar Geologi Sarankan Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pasuruan untuk Pindah

2 Februari 2025 - 19:10 WIB

Sambut Ramadhan, SOYJOY Suguhkan Varian Baru Kurma Nastar

31 Januari 2025 - 14:04 WIB

Trending di Nasional