Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Wisata · 31 Agu 2024 16:00 WIB

Wisatawan Sambut Baik Pengembalian Tiga Nama Destinasi Wisata Bromo


					Foto dokumen saat peresmian pengembalian nama tiga destinasi wisata Bromo. Perbesar

Foto dokumen saat peresmian pengembalian nama tiga destinasi wisata Bromo.

Probolinggo, – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) bersama tokoh adat Tengger telah resmi mengembalikan nama tiga tempat wisata di Bromo pada momen HUT Kemerdekaan RI,  17 Agustus 2024 lalu.

Penggantian nama tiga tempat wisata di bromo tersebut disambut baik para wisatawan karenan dinilai lebih cocok dengan lokasinya.

Tiga destinasi wisata yang dikembalikan namanya tersebut yakni, Bukit Teletubbies dikembalikan namanya menjadi Lembah Watangan. Bukit Cinta dikembalikan namanya menjadi Lembah Pasar.  Terakhir, Bukit Kingkong dikembalikan namanya menjadi Bukit Kedaluh.

Terkait pengembalian nama ini, wisatawan asal Jombang, Ananda mengatakan, lebih cocok dikembalikan ke nama asal, salah satunya Lembah Watangan, yang sebelumnya Bukit Teletubbies. Karena tidak ada Teletubbies dan banyak lembah, lebih cocok nama Lembah Watangan.

“Pertama kali ke Bukit Teletubbies saya kira ada Telubbies-nya, ternyata hanya lembah-lembah, maka dari itu, lebih cocok nama Lembah Watangan,” katanya.

Hal senada diungkapkan wisatawan lain asal Surabaya, Tiwi. Ia mengaku, setuju jika nama destinasi wisata di Bromo dikembalikan nama asalnya, seperti Lembah Watangan yang sebelumnya bernama Bukit Teletubbies, karena lembahnya bagus untuk foto.

“Lebih cocok Lembah Watangan, selain tidak ada Teletubbies-nya, juga lembah-lembah di sini juga bagus untuk berfoto, serta nama Lembah Watangan lebih lokal dan lebih punya arti,” ujarnya.

Sementara Ketua Masyarakat Adat Nusantara (Matra), Digdoyo Jamaluddin mengatakan, akan terus mendorong agar destinasi lain yang ada di Bromo dikembalikan lagi ke nama sebelumnya. Selain nama menjadi daya tarik, juga memiliki nilai sejarahnya sendiri.

“Penggantian nama tiga destinasi sebelumnya yang bertepatan pada HUT ke-79 RI kemarin menjadi angin segar bagi masyarakat adat.  Mengingat setiap lokasi di Bromo ini dahulunya memiliki sejarah, sehingga saya berharap pengembalian nama dilakukan di lokasi lain,” ujarnya. (*)

 

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup

4 April 2025 - 21:19 WIB

Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

4 April 2025 - 13:39 WIB

Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga

3 April 2025 - 20:02 WIB

Libur Lebaran, Jasa Penitipan Kucing di Kota Probolinggo Laris Manis

2 April 2025 - 13:04 WIB

Empat Keistimewaan The Bentar Beach, yang Wajib Dinikmati saat Libur Panjang Lebaran

2 April 2025 - 12:55 WIB

Liburan di Kali Pinusan Pilihan Tepat Bersantai Bersama Keluarga

2 April 2025 - 12:35 WIB

Nyepi hingga Idul Fitri, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup

30 Maret 2025 - 15:09 WIB

Wisata Bromo Diminta Tetap Buka Saat Idul Fitri, Gus Haris Turun Tangan

27 Maret 2025 - 03:47 WIB

Hari Ini Dibuka, Istilahnya Bukan Lagi Grojogan Sewu, tapi Tumpak Sewu yang Dikenal Mancanegara

14 Maret 2025 - 12:26 WIB

Trending di Wisata