Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Pemerintahan · 30 Sep 2024 18:10 WIB

Ratusan Pelamar Protes Seleksi CPNS Pemkab Probolinggo, Penyebabnya Karena ini


					Aktifitas PNS saat apel rutin di Kantor Bupati Probolinggo, Jl. Panglima Sudirman Kraksaan. (foto: FB Info Kabupaten Probolinggo). Perbesar

Aktifitas PNS saat apel rutin di Kantor Bupati Probolinggo, Jl. Panglima Sudirman Kraksaan. (foto: FB Info Kabupaten Probolinggo).

Probolinggo,- Sebanyak 507 pelamar melakukan protes atau sanggahan terhadap seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Probolinggo formasi 2024. Hal itu dilakukan setelah mereka dinyatakan tidak lolos seleksi adminitrasi oleh tim seleksi.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo, Syamsul Huda mengatakan, sanggahan dilakukan oleh pelamar lantaran meyakini berkas administrasi yang disertakan sudah lengkap dan benar.

Namun, setelah pihaknya kembali menjelaskan kekeliruan dan kekurangan berkas yang disertakan, para pelamar akhirnya bersedia menerima.

“Kami memang berikan waktu untuk melakukan sanggah, san sanggahannya sudah kami jawab,” kata Huda, Senin (30/9/2024).

Ia melanjutkan, setelah adanya sanggahan, pihaknya kembali memeriksa berkas administrasi dari pelamar. Hasilnya tetap, 507 pelamar yang melakukan sanggahan, tetap tidak lolos seleksi.

Selain dari 507 orang pendaftar CPNS yang melakukan sanggahan, terdapat 470 pelamar lainnya yang dinyatakan tidak lolos. Namun, 470 pelamar tersebut tidak mengajukan sanggahan atau protes.

” Total pelamar itu 1.136, yang tidak lolos 977 orang. 507 orang melakukan sanggahan, san yang tidak mengajukan sanggahan kami anggap sudah menerima hasil keputusan tim seleksi,” ujarnya.

Dari hal tersebut, praktis saat ini hanya tersisa 159 pelamar CPNS yang akan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yakni tes tulis. Beberapa dari mereka nantinya juga akan berguguran sesuai dengan jumlah kebutuhan.

“Untuk CPNS tenaga teknis 68 formasi. Sedangkan dua lainnya adalah CPNS tenaga kesehatan. Jadi total kebutuhan itu 70 formasi,” pungkas Huda. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan