Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Politik · 23 Okt 2024 12:36 WIB

Literasi Digital Penting bagi Generasi Muda demi Perangi Berita Hoaks pada Pilkada 2024


					Plt Kepala Dinas Diskominfo Lumajang. Perbesar

Plt Kepala Dinas Diskominfo Lumajang.

Lumajang, – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, 27 November 2024 mendatang, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang, terus meningkatkan literasi kepada generasi muda.

Hal ini bertujuan untuk mencegah dan memerangi informasi bohong (hoaks) serta disinformasi terkait Pilkada.

“Untuk itu, kami mengajak semua pelajar SMA atau SMK, agar secara aktif meningkatkan kemampuan berliterasi di dunia digital, serta menentukan sikap tanpa terkontaminasi dengan hoaks atau informasi palsu,” kata Plt Kepala Dinas Diskominfo Lumajang, Mustaqim, Rabu (23/10/24).

Selain itu, pihaknya terus memberikan semangat kepada anak muda sebagai generasi milenial agar lebih inovatif, kreatif, produktif dan berhati-hati terhadap konten yang ada di internet sebagai jejak digital, termasuk menyaring sebelum sharing informasi yang didapatkan.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi hoaks.

Sebab, kata dia, penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks dapat memicu konflik, memecah belah persatuan, dan merugikan proses demokrasi yang seharusnya berjalan dengan baik dan damai.

“Maka kewaspadaan dan kecermatan dalam menyaring informasi yang diterima sangat penting untuk menghindari penyebaran berita hoaks yang dapat merugikan masyarakat dan proses demokrasi secara keseluruhan,” jelasnya.

Sampai saat ini Diskominfo Lumajang rutin melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengidentifikasi informasi hoaks.

“Yang diinformasikan baik melalui kanal resmi pemerintah, media online, media elektronik, hingga media sosial,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik