Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Politik · 24 Okt 2024 19:26 WIB

PKPU Belum Resmi Diterbitkan, KPU Kabupaten Pasuruan Bimtek Pemungutan dan Rekapitulasi Pilkada 2024


					Pelaksanaan Bimtek. Perbesar

Pelaksanaan Bimtek.

Pasuruan, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait pemungutan, penghitungan suara, serta rekapitulasi hasil dalam rangka Pemilu Serentak 2024.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 24 hingga 25 Oktober 2024 di Hotel Ascent Pasuruan ini dihadiri oleh seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Pasuruan beserta sekretaris.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Pasuruan, Mohammad Derajat, menjelaskan, bimtek tersebut bertujuan untuk mempersiapkan petugas di lapangan agar memahami seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara.

Namun, hingga pelaksanaan bimtek, Peraturan KPU (PKPU) yang menjadi dasar teknis penyelenggaraan pemilu masih berupa rancangan atau draf.

“Kami masih menunggu PKPU yang mengatur tentang teknis penyelenggaraan pemungutan suara serta penghitungan hasil pemungutan suara,” jelas Derajat.

Ia juga menyoroti isu krusial yang masih dibahas oleh KPU RI, seperti kemungkinan pemilih bisa menggunakan dokumen identitas lain selain e-KTP untuk melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Misalkan penggunaan biodata diri sebagai pengganti e-KTP, tapi ini masih isu yang sedang diselesaikan oleh KPU RI,” ungkapnya.

Derajat menambahkan, meskipun PKPU masih dalam bentuk draf, sosialisasi tetap perlu dilakukan agar para petugas lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan saat Pilkada 2024 berlangsung.

“Jadi, meskipun ini masih bersifat rancangan atau draf, kami perlu sosialisasikan karena banyak isu-isu krusial yang kemungkinan akan berubah atau tidak,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik