Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Politik · 19 Nov 2024 16:21 WIB

Bawaslu Kabupaten Pasuruan Berikan Edukasi Pemilu untuk Disabilitas Jelang Pilkada 2024


					Bawaslu Kabupaten Pasuruan memberikan edukasi pemilu untuk kalangan disabilitas. Perbesar

Bawaslu Kabupaten Pasuruan memberikan edukasi pemilu untuk kalangan disabilitas.

Pasuruan, – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan penguatan pemahaman kepemiluan bagi penyandang disabilitas, Selasa (19/11/2024). Acara yang berlangsung di Hotel Royal Tretes View ini bertujuan memastikan hak-hak politik penyandang disabilitas terfasilitasi dengan baik dalam Pilkada 2024.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yoenianto, menjelaskan pentingnya keterlibatan penyandang disabilitas dalam pengawasan proses pemilu. Ia berharap mereka dapat memastikan hak pilih mereka tidak diabaikan.

“Pilihan pemimpin dalam Pilkada akan memengaruhi kebijakan yang berdampak besar bagi masyarakat, termasuk generasi penerus. Oleh karena itu, sangat penting bagi penyandang disabilitas untuk aktif mengawasi dan memastikan hak pilih mereka terpenuhi,” kata Arie.

Arie juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi penyandang disabilitas dalam menyalurkan hak pilih. Menurutnya, keterbatasan fisik, mental, hingga minimnya aksesibilitas dan informasi sering menjadi kendala.

“Saat pencoblosan, banyak penyandang disabilitas bergantung pada orang lain untuk mendampingi mereka. Hal ini berpotensi mengurangi kebebasan dalam menentukan pilihan karena adanya pengaruh dari lingkungan terdekat,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya upaya bersama untuk menciptakan lingkungan pemilu yang inklusif. “Dengan fasilitas dan dukungan yang memadai, penyandang disabilitas bisa lebih mandiri dalam berpartisipasi, sehingga suara mereka benar-benar mencerminkan kehendak pribadi,” tambah Arie.  (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik