Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Politik · 20 Nov 2024 13:18 WIB

Bawaslu Naikkan Status Dugaan Money Politics di Giliketapang


					Suasa pleno yang digelar bawaslu pada Selasa (19/11/2024). Perbesar

Suasa pleno yang digelar bawaslu pada Selasa (19/11/2024).

Probolinggo, – Kasus dugaan dugaan  politik uang (money politics) yang dilakukan oleh tim paslon Zulmi Noor Hasani – Abd. Rasit terus berlanjut. Kasus tersebut, kini statusnya sudah dinaikkan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Probolinggo Yonki Hendriyanto mengatakan, dari hasil pembahasan serta rapat pleno bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), disepakati kasus tersebut akan diteruskan. Pasalnya, sudah ada dua alat bukti yang dinilai cukup untuk meningkatkan status penanganan dugaan perkara money politics tersebut.

Ia menjelaskan, dua alat bukti yang dimaksud adalah bukti video saat bagi-bagi uang dan kedua adalah keterangan para saksi.

“Karena TKP (Tempat Kejadian Perkara, Red.)-nya, berada di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, maka kami serahkan ke Polres Kota,” katanya, Rabu (20/11/2024).

Sebagai informasi, kasus ini mencuat setelah dua video beredar di media sosial pada Rabu (6/11/2024) siang. Video pertama memperlihatkan seorang pria membagikan amplop putih kepada warga di teras rumah yang dihiasi atribut pasangan calon Zulmi-Rasit, pria tersebut diduga merupakan Achmad Basyori, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan.

Video kedua menunjukkan seorang pria berkaos dengan logo paslon ZR membuka amplop putih yang berisi uang pecahan Rp 50 ribu, kemudian meninggalkan lokasi. Pembagian amplop tersebut diduga terjadi di rumah salah satu pendukung ZR di Dusun Krajan, Desa Giliketapang, Kecamatan Sumberasih.

Menanggapi video tersebut, Bawaslu melakukan penelusuran ke lokasi pada Jumat (8/11/2024). Kemudian mengundang tim pemenangan paslon ZR, yakni Didik Irfan dan Darnianto, pada Minggu (10/11/2024).

Didik Irfan sendiri juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Probolinggo. Sementara Darnianto, Sekretaris DPD Nasdem Kabupaten Probolinggo.

Achmad Basyori juga dijadwalkan hadir untuk dimintai keterangan pada Sabtu (16/11/2024). Namun, Basyori tidak hadir tanpa keterangan. Undangan kedua pada esok harinya juga tidak diindahkan. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 144 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik