Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Lingkungan · 3 Des 2024 19:11 WIB

Selamatkan Lingkungan, Gen-Z Luncurkan Gerakan ‘Sahabat Pohon’ di Gunung Lemongan


					PEDULI LINGKUNGAN: Sekelompok Gen Z saat mendirikan komunitas ‘Sahabat Pohon’ di kawasan Gunung Lemongan Lumajang. (foto: Istimewa)
Perbesar

PEDULI LINGKUNGAN: Sekelompok Gen Z saat mendirikan komunitas ‘Sahabat Pohon’ di kawasan Gunung Lemongan Lumajang. (foto: Istimewa)

Lumajang,- Sekelompok Gen Z, luncurkan gerakan peduli lingkungan dengan nama ‘Sahabat Pohon’ di Posko Konservasi Laskar Hijau, Gunung Lemongan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Gerakan peduli lingkungan yang difasilitasi oleh GUSDURian Peduli, 1 Desember 2024 ini, diinisiasi oleh anak-anak usia 12-19 tahun di Yogyakarta dengan tujuan kampanyekan cinta lingkungan bagi anak-anak muda di Indonesia.

Bagi ‘Sahabat Pohon’, peduli lingkungan bisa dimulai dengan mencintai pohon. Karena pohon bukanlah benda mati, tapi ia adalah makhluk hidup yang selama ini memproduksi oksigen.

Pohon pula yang menyimpan air yang setiap hari diminum. Maka bagi ‘Sahabat Pohon’, merawat pohon sama dengan merawat kehidupan.

Wakil Direktur GUSDURian Peduli, Yuska Harimurti Pribadi mengatakan, salah satu concern GUSDURian Peduli adalah mitigasi krisis iklim, oleh karena itu GUSDURian Peduli mendukung dan memfasilitasi berdirinya ‘Sahabat Pohon’.

“Kami bukanlah ‘Ibu Kandung’ dari ‘Sahabat Pohon’ ini, kami hanyalah ‘bidan’ yang membantu proses kelahirannya saja,” kata Yuska.

Direktur GUSDURian Peduli, A’ak Abdullah Al-Kudus sekaligus pendiri Laskar Hijau menambahkan, ia merasa generasinya (Gen X) gagal menjaga bumi. Terbukti perusakan hutan saat in masif, dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan rendah.

“Oleh karena itu kelahiran ‘Sahabat Pohon’ yang dimotori oleh Gen Z ini memberi harapan baru bagi kelangsungan bumi ke depan,” cetus A’ak.

Sementara itu, Koordinator ‘Sahabat Pohon’, Clara Ruel Eugene (14) menyebut, ia dan kawan-kawannya memiliki kegelisahan yang sama terhadap masalah lingkungan saat ini.

Krisis iklim sudah nyata terjadi, dan generasi kami adalah korbannya. Saat kemarau, kekeringan di mana-mana. Sebaliknya saat musim penghujan, banjir dan longsor menjadi berita sehari-hari.

“Kondisi itulah yang membuat kami menggagas gerakan ‘Sahabat Pohon’ ini. Karena kami tidak mau diwarisi bumi yang rusak,” papar Ruel.

Salah satu aktivis ‘Sahabat Pohon’, Kinaryusi Meida Laksono (14 ) memberikan perumpamaan. Jika ada orang bisa mencintai kucing atau anjing, harusnya mereka juga bisa mencintai pohon.

“Untuk itu, kami akan terus mengajak anak-anak muda di negeri ini untuk mencintai pohon melalui berbagai media yang ada,” cetus dia.

“Sat ini ‘Sahabat Pohon’ selain ada di Yogyakarta, juga sudah ada di Pare, Kediri, dan di Lumajang. Kami bertekad mengembangkan komunitas ‘Sahabat Pohon’ ini di berbagai wilayah di Indonesia,” pungkasnya.

Peluncuran ‘Sahabat Pohon’ diakhiri dengan penanaman Bambu Petung (Dendracalamus Asper) sebanyak 100 batang di kawasan hutan lindung Gunung Lemongan, tepatnya di daerah Watu Silang. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Trending di Lingkungan