Menu ✖

Mode Gelap

Politik · 8 Des 2024 11:50 WIB

Wajah Baru KPU Kota Probolinggo Gagal Dongkrak Partisipasi Pemilih


					GAGAL: Komisioner KPU Kota Probolinggo gagal meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak Tahun 2024. (foto: dok) Perbesar

GAGAL: Komisioner KPU Kota Probolinggo gagal meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak Tahun 2024. (foto: dok)

Probolinggo,- Kontestasi Pilkada Kota Probolinggo Tahun 2024, tuntas. Hasilnya, pasangan nomer urut 03, dr. Aminuddin dan Ina Dwi Lestari unggul dengan suara terbanyak.

Namun pesta demokrasi lima tahunan di Kota Probolinggo kali ini justru menorehkan catatan buruk. Salah satunya, tingkat partisipasi masyarakat yang hanya menyentuh angka 78 persen.

Rendahnya tingkat partisipasi masyarakat Kota Probolinggo dalam Pilkada Serentak Tahun 2024 ini terlihat dari hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU setempat.

Dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai 179.416 pemilih, hanya 140.752 pemilih atau 78,64 persen yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

Jumlah tersebut terbagi menjadi pemilih laki-laki sebanyak 65.850 pemilih dan perempuan mencapai 74.904 pemilih.

Kemudian, dari jumlah partisipasi masyarakat yang sejumlah 140.752 pemilih, suara sah mencapai 136.710 pemilih dan suara yang tidak sah sebesar 4.042 pemilih.

“Dari rekapitulasi diketahui partisipasi masyarakat di Pilwali 2024 78,64 persen. Angka tersebut turun dibandingkan Pilkada 2018 ada penurunan sekitar 0,8 persen dari tingkat partisipasi masyarakat yang mencapai 79 persen,” kata Ketua KPU Kota Probolinggo, Radfan Faisal, Sabtu (7/12/24).

Radfan mengungkapkan bahwa KPU  akan mengklasifikasikan pemilih yang golput, apakah dari golongan pemuda atau orang tua, karena proses tersebut membutuhkan klasifikasi.

Menurutnya, jumlah partisipasi masyarakat ini juga akan menjadi bahan evaluasi KPU Kota Probolinggo karena belum sesuai target yang ditetapkan yakni 86 persen.

Meski demikian, partisipasi masyarakat pemilih di Kota Probolinggo telah melampaui target partisipasi nasional yang patokannya dikisaran 77 persen.

“Sebelumnya KPU Kota Probolinggo telah berupaya dengan melakukan sosialisasi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai segmen pemilih pemula, tokoh agama, hingga segmen pemilih profesi,” imbuhnya.

Angka 78,64 persen partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak Tahun 2024, menjadi pukulan telak bagi KPU Kota Probolinggo. Terlebih, 4 dari 5 komisioner KPU saat ini merupakan wajah baru. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 537 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik