Menu

Mode Gelap
Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

Peristiwa · 11 Des 2024 09:00 WIB

Jalur Piket Nol Tepatnya di KM 54 Tertutup Material Longsor


					Tanah longsor yang terjadi di kawasan Piket Nol, tepatnya di KM 54. Perbesar

Tanah longsor yang terjadi di kawasan Piket Nol, tepatnya di KM 54.

Lumajang, – Jalur penghubung antara Kabupaten Lumajang – Malang yang berada di kawasan perbukitan Piket Nol tertutup tanah longsor.

Tanah longsor yang terjadi tepatnya di Kilo Meter (KM) 54 Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (11/12/24) dini hari.

Diduga kuat, longsor yang terjadi di kawasan Piket Nol akibat hujan deras yang mengguyur di kawasan itu. Tebing yang dipangkas dalam proyek pelebaran jalan mengalami longsor hingga menutup seperempat jalan.

“Di kawasan Piket Nol telah terjadi longsor yang memakan seperempat jalan, jadi untuk roda empat maupun roda dua untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, apa lagi saat ini sudah masuk musim penghujan,” kata Arif  warga Desa Sumberwuluh.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat yang mau melintas di jalur Piket Nol atau perbatasan Candipuro dan Pronojiwo  agar tetap menjaga kewaspadaannya jika melintas di kawasan tersebut.

“Karena sering terjadi tanah longsor, bahkan saat kejadian tanah longsor kawasan Piket Nol terpantau angin berhembus kencang, jadi tetap tingkatkan kewaspadaan karena tanah longsor dan pohon tumbang bisa terjadi kapan saja,” kata Arif.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Yudhi Cahyono mengatakan, mendapatkan laporan adanya tanah longsor yang menutup seperempat jalan Piket Nol.

“Tadi teman-teman sudah bergeser menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi tumpukan tanah yang menutupi jalur Piket Nol,” kata Yudhi.

Dirinya mengimbau masyarakat khususnya pengendara atau pengguna jalan untuk mewaspadai potensi longsor di jalur-jalur lintas selatan yang berada di tepi tebing atau jurang karena berisiko terjadi longsor saat turun hujan.

“Tetap berhati-hati dan ekstra waspada karena bencana bisa terjadi kapan saja, terutama saat turun hujan deras,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa