Menu

Mode Gelap
Legislator ini Ingatkan Pentingnya Bimbingan Orang Tua saat Anak Main Media Sosial Jelang Ramadhan, Polisi di Kota Probolinggo Gulung 3 Residivis Curanmor Pidato Perdana sebagai Bupati, Gus Haris Ajak Pejabat Pemkab Probolinggo Akselerasi Program Kerja Ketua DPRD Lumajang Ajak Pegiat Pers Berperan Aktif Ciptakan ‘Good Governance’ Hujan Deras, Penyambutan Bupati Gus Haris di Probolinggo Tetap Meriah Masuki Ramadhan, Pasokan LPG 3 kg di Jember Dijamin Aman.

Sosial · 28 Feb 2025 19:50 WIB

Hujan Deras, Penyambutan Bupati Gus Haris di Probolinggo Tetap Meriah


					MERIAH: Bupati Probolinggo, Gus Haris (baju putih), saat tiba di kompleks Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu). Perbesar

MERIAH: Bupati Probolinggo, Gus Haris (baju putih), saat tiba di kompleks Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris atau Gus Haris, akhirnya tiba di Probolinggo untuk pertama kalinya pasca dilantik.

Kedatangannya disambut ribuan orang yang terdiri dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Tim Pemenangan, relawan, santri dan masyarakat di Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong, Pajarakan, Jumat (28/2/25) petang.

Gus Haris dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari lalu di Jakarta. Setelah itu, keesokan harinya, Gus Haris langsung mengikuti retreat di Magelang dan baru pulang hari ini.

“Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di Probolinggo,” kata Gus Haris.

Setibanya di pesantren, Gus Haris langsung menuju ke maqbarah PZH Genggong untuk berziarah. Setelahnya, Gus Haris memberikan pidato pertamanya.

Dalam pidatonya, ia berpesan kepada santri untuk terus semangat dalam belajar. Sebab, merekalah para penerus bangsa kelak.

“Jangan sampai putus cita-cita, santri harus mempunyai cita-cita yang tinggi,” tutur Gus Haris.

Ia menyebut, semua santri bisa menjadi apa saja yang dicita-citakan. Kuncinya, selain mempunyai keinginan yang kuat, harus belajar dengan tekun dan tak mudah putus asa.

“Bisa menjadi pebisnis, bisa jadi politisi, bisa jadi apa pun, tapi ingat, menjadi apa pun kita jangan pernah meninggalkan identitas santrinya, ujar Bupati yang memiliki latar belakang santri tersebut,” cetusnya.

Selain itu, Gus Haris juga menyebut, santri merupakan generasi hebat, bagaimana tidak. Selama bertahun-tahun mereka melalui hidupnya bermukim di pesantren.

Sedangkan dirinya, hanya tujuh hari mengikuti retreat di Magelang, sudah rindu kampung halaman dan keluarga.

“Saya hanya beberapa hari, tapi kalian di pesantren sungguh luar biasa. Pesan saya, santri selamanya adalah santri, jadi apa pun kita,” ia memungkasi. (*)

 


Editor : Mohammad S

Publisher : Keyra


Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Legislator ini Ingatkan Pentingnya Bimbingan Orang Tua saat Anak Main Media Sosial

28 Februari 2025 - 22:51 WIB

Pidato Perdana sebagai Bupati, Gus Haris Ajak Pejabat Pemkab Probolinggo Akselerasi Program Kerja

28 Februari 2025 - 21:44 WIB

Carut-marut Distribusi Pupuk di Probolinggo, Panja Minta Semua Distributor dan Kios Diganti

27 Februari 2025 - 19:37 WIB

Sambut Ramadan, MUI Probolinggo Terbitkan Maklumat Penertiban Pengeras Suara

27 Februari 2025 - 17:11 WIB

Bulog Jamin Stok Beras di Probolinggo dan Lumajang Aman hingga Tahun Depan

27 Februari 2025 - 15:50 WIB

Stadion Bayuangga Bakal jadi Venue Bazar Ramadhan, Pemkot Probolinggo Beberkan Alasannya

26 Februari 2025 - 20:45 WIB

Jadi PMI Ilegal, 300 Warga asal Jawa Timur Dipenjara di Malaysia

26 Februari 2025 - 17:57 WIB

Rayakan HPN 2025, PWI Pasuruan Ajak Masyarakat Berbagi Melalui Donor Darah

26 Februari 2025 - 15:10 WIB

Sebanyak 415 CJH Lumajang Belum Lunasi BIPIH, Terancam Diganti CJH Cadangan

26 Februari 2025 - 11:30 WIB

Trending di Sosial