Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Peristiwa · 8 Mar 2025 13:58 WIB

Tebing Longsor Terjadi di Lereng Bromo, Timpa 2 Rumah


					LONGSOR: Kondisi rumah warga di Desa  Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pasca terjadi tanah longsor. (foto: istimewa).
Perbesar

LONGSOR: Kondisi rumah warga di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pasca terjadi tanah longsor. (foto: istimewa).

Probolinggo,- Tanah longsor terjadi di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jum’at petang (7/3/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun 2 rumah warga rusak akibat musibah ini.

Informasi yang dihimpun, bencana ini terjadi di Dusun Gedong, RT/07 RW/05. Kejadian bermula saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan lereng Gunung Bromo selama beberapa jam.

Sesaat pasca hujan reda, terjadi pergerakan tanah pada tebing di area pemukiman warga Dusun Gedong. Warga yang menyadari ada bahaya mengancam, langsung keluar rumah.

Benar saja, tak berlangsung lama tebing setinggi 10 meter runtuh. Reruntuhan material longsor menimpa dua rumah, yakni rumah milik Suyitno dan Supriyono.

Akibat kejadian itu, rumah milik Suyitno dan Supriyono rusak. Pasca kejadian, pemerintah desa melaporkan tanah longsor tersebut ke pemerintah kecamatan dan BPBD Kabupaten Probolinggo.

“Setelah menerima laporan dari pemerintah Desa Sariwani, Pemerintah Kecamatan Sukapura bersama jajaran, Tagana dan BPBD, turun langsung ke lokasi untuk mengakomodir segala kebutuhan warga,” terang Camat Sukapura, Saiful Hidayat, Sabtu (8/3/25).

“Tidak ada korban jiwa, namun untuk sementara kami akan membersihkan puing-puing reruntuhan dan material tanah yang menimpa rumah warga,” imbuh Saiful.

Ia juga mengimbau agar warga lereng Gunung Bromo, khususnya di wilayah Kecamatan Sukapura, terus waspada potensi terjadinya bencana susulan.

Sebab menurutnya, wilayah Kecamatan Sukapura, mayoritas merupakan kawasan rawan bencana alam, seperti tanah longsor, pergerakan tanah atau angin kencang.

“Saya mengimbau kepada warga di Kecamatan Sukapura untuk tetap waspada ketika turun hujan, mengingat wilayah ini hampir seluruhnya bertebing dengan kontur tanah yang gembur sehingga mudah terjadi longsor,” imbaunya.

“Ketika terjadi bencana segera berkordinasi dengan pemerintah agar bisa segera di tindaklanjuti,” Saiful memungkasi. (*)

 


Editor : Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa