Jember,- Pedagang di Pasar Tanjung, Jember, mengungkapkan keluhan mereka terhadap fasilitas pasar yang semakin memburuk dan kebersihan yang menyebabkan bau tidak sedap.
Keluhan ini salah satunya disampaikan oleh Luluk, seorang pedagang bumbu dapur. Ia menyebut bahwa gedung tempat mereka berjualan kini mengalami banyak kerusakan.
“Atap banyak yang bocor dan kondisi tempatnya kotor,” keluh Luluk, Selasa, (25/3/25).
Luluk menegaskan bahwa perbaikan fasilitas sangat diperlukan untuk mendukung kegiatan perdagangan di pasar yang merupakan sumber penghidupan bagi mereka.
Masalah kebersihan juga menjadi sorotan utama. Luluk menyebut, bahwa kurangnya tenaga kebersihan dan jumlah truk sampah yang tidak memadai membuat sampah menumpuk.
“Kadang sampah tidak diangkut sampai tiga hari. Baunya sudah sampai ke sini,” tambahnya.
Luluk mengatakan kalau memang nantinya ada kewajiban dari pedagang dengan membayar iuran atau semacamnya, ia akan penuhi.
Namun, hak mereka untuk mendapatkan fasilitas yang layak dan kebersihan yang baik juga harus diperhatikan.
“Kami akan pastikan untuk mematuhi prosedur, tapi hak kami juga harus diperhatikan,” tegas Luluk.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan, perbaikan fasilitas dan pengelolaan sampah adalah bagian dari visi misi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pasar.
“Kami akan memasukkan masalah ini ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait. (*)
Editor: Mohammad S
Publisher: Keyra