Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Hukum & Kriminal · 3 Apr 2025 12:53 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri


					Gedung Kampus Unej Jember Lumajang di Kecamatan Klakah.(Foto: Asmadi) Perbesar

Gedung Kampus Unej Jember Lumajang di Kecamatan Klakah.(Foto: Asmadi)

Lumajang, – Bupati Lumajang Indah Amperawati kembali menyoroti pembangunan kampus Universitas Jember (Unej) di Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, yang lama terbengkalai.

Karena sudah lama terbengkalai, kata wanita yang akrab disapa Bunda Indah itu, sejumlah aset kampus seperti, pompa air dan banyak lampu hilang.

“Bukan salah malingnya, salah kita. Gedung dibiarkan terbengkalai, nggak ada pagar, jadi serasa monggo ke maling atau dipersilakan untuk maling,” kata Bunda Indah, Kamis (3/4/25).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kehadiran kampus di wilayah utara akan berdampak luas bagi perekonomian setempat. Munculnya kos-kosan, warung, kantin, hingga lapangan kerja baru seperti, petugas keamanan di sekitar kampus.

“Begitu kampus berjalan, ekonomi di sekitarnya ikut tumbuh. Ini salah satu cara menekan kemiskinan dan kriminalitas. Nah, ini peluang bagi masyarakat lokal, terutama warga Klakah,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pembangunan gedung Universitas Negeri Jember (Unej) Kampus Lumajang akan dilanjutkan, bahkan ditargetkan selesai pada tahun 2026.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang sudah mengerjakan pembangunan tahap pertama dengan anggaran Rp8 miliar. Namun pada tahun 2022 Pemkab Lumajang menghentikan proses pembangunannya.

Kemudian proses pembangunan dilanjutkan pada tahun 2023. Pembangunan tahap kedua kampus yang dibangun di Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang itu dilanjutkan dengan dana sebesar Rp11 miliar.

Sementara, untuk biaya pembangunan kampus Unej tersebut didapat dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Terkait kampus Unej di Klakah masih dalam perencanaan dan tidak murah,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Mengenai anggaran yang dibutuhkan, wanita yang akrab disapa Bunda Indah itu akan mengajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang.

“Kami akan ajukan ke DPRD agar bisa didukung anggarannya, dengan pembangunan satu unit gedung dengan 4 lantai serta peralatannya,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Mendekati Lebaran, Polres Probolinggo Kota Gulung 33 Pelaku Kejahatan

26 Maret 2025 - 15:19 WIB

Trending di Hukum & Kriminal