Menu

Mode Gelap
Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1)

Nasional · 2 Des 2019 10:56 WIB

Santri Probolinggo Raih Emas di Pospenas 2019


					Santri Probolinggo Raih Emas di Pospenas 2019 Perbesar

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Prestasi yang membanggakan diraih oleh Lukmanul Hakim (16) santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darut Tauhid, yang berada di Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo.

Ia menjuarai lomba ‘Tolak Peluru’ dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) yang diikuti seluruh pesantren dari 34 provinsi se Indonesia. Lukmannul mampu mengharumkan Jawa Timur yang ia wakili.

Dalam pospenas yang digelar di Bogor, dari tanggal 25-30 November tersebut, putra pasangan suami istri (Pasutri) Sujono dan Nurhayati warga Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan, ini mampu membawa medali emas ke kampung halamannya.

“Alhamdulillah, sampai saat ini ada rasa percaya dan tidaknya. Saya membawa pulang medali emas. Padahak yang ikut dalam Pospenas ini seluruh pesantren di Indonesia,” kata Lukmanul Hakim yang masih duduk di bangku SMA kelas II ini, Senin (2/12).

Lukmanul Hakim, menunjukkan medali emas yang diraihnya di ajang Pospenas 2019 di Bogor. (Foto : Moh Ahsan Faradies)

Kedatangan Lukmanul Hakim ke Pesantren Darut Tauhid, sudah ditunggu oleh para santri dan pengasuh pesantren. Tak ayal ketika atlet yang baru meraih prestasi di tingkat nasional turun dari mobil, langsung disambut dengan tepukan tangan dan sholawat.

Pengasuh Ponpes Darut Tauhid, KH. Syakur Dewa yang turut menyambut kedatangan anak didiknya mengatakan, keterwakilan santrinya yang menjadi perwakilan santri Jawa Timur ini bermula saat pihak pesantren melihat bakat Lukmanul.

“Sudah beberapa kali keluar sebagai juara, tapi dalam ajang lokal. Sehingga kami terus memberikan support, agar dia mengembangkan bakatnya. Alhamdulillah sekarang juara nasional,” tuturnya.

Karena sudah mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo, Pesantren dan khususnya Jawa Timur, Gus Dewa sapaan akrabnya, berharap anak asuhnya bisa tampil dalam ajang yang lebih bergengsi lagi, seperti Sea Games.

“Kami akan coba cari peluang yang lainnya. Nanti dari pihak Pesantren juga akan memberi bonus, berkat prestasinya. Biar dia bisa terus semangat dalam menekuni bakatnya. Terlebih anaknya memang dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Sementara menurut, Pembimbing Lukman Hakim, Teguh Imam Murdiasyah, tidak ada persiapan khusus yang ia berikan. Hanya saja, 2 pekan sebelum Pospenas dimulai, latihan sudah mulai dirutinkan.

“Persiapan khusus tidak ada, tapi dalam latihan, pengembangan ototnya memang saya genjot. Sempat tidak menduga kalau akan meraih juara satu. Karena kalau melihat dari lawannya, ys cukup berat,” jelas Teguh saat dijumpai di Ponpes Darut Tauhid.

Kemenangan anak didiknya, sambung Teguh, setelah Lukmanul Hakim mampu meraih jarak terjauh di ajang tolak peluru seberat 5 kilogram dengan jarak 12 meter 39 centi. Untuk juara kedua diraih delegasi DI Yogyakarta, dan juara ketiga atlet dari Kalimantan Barat.

“Atlet dari Jogjakarta jarak lemparannya dua belas meter sepuluh centi, yang juara ketiga jaraknya jauhnya sebelas meter lima puluh empat centi,” Teguh menjelaskan. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pocari Sweat Run 2025 Bakal Digelar di Sirkuit Mandalika Lombok, Menpora Dito Berikan Apresiasi

12 Maret 2025 - 11:07 WIB

Hari ke-6 Ramadhan, Harga Komoditas Cabai Turun, Namun Masih Dikeluhkan

6 Maret 2025 - 14:56 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Hempaskan Perlawanan Sugeng Nufindarko, Zulfikar Imawan Nakhodai KONI Kota Probolinggo

27 Februari 2025 - 21:37 WIB

Satria Pandita Jadi Juara Umum Kejuaraan Bupati Lumajang Archery Tournament 2025

23 Februari 2025 - 21:38 WIB

Duel Sengit Bursa Caketum KONI Kota Probolinggo, Sugeng Nufindarko Tantang Zulfikar Imawan

21 Februari 2025 - 21:17 WIB

Demo ‘Indonesia Gelap’ di Jember, Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran

21 Februari 2025 - 20:06 WIB

Catat! Serangan Digital pada Perusahaan Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan terhadap Pers

21 Februari 2025 - 13:08 WIB

Banyak Prestasi, DPRD Lumajang Minta Pemkab Lebih Perhatikan Para Atlet

20 Februari 2025 - 14:21 WIB

Trending di Olahraga