Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Nasional · 26 Jun 2020 12:04 WIB

Tolak RUU HIP, MUI-Ormas di Probolinggo Turun Jalan


					Tolak RUU HIP, MUI-Ormas di Probolinggo Turun Jalan Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Mejelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) se Kabupaten Probolinggo menggelar audiensi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Jum’at (26/6/2020) siang.

Ketua MUI Kabupaten Probolinggo, KH. Wasik Hannan mengatakan, kedatangannya ke kantor dewan untuk membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang dinilai berpolemik.

“Dalam RUU HIP itu ada upaya untuk memasukkan ideologi yang bertentangan dengan apa yang dimiliki oleh rakyat Indonesia. Kami harap Indonesia tetap utuh, jangan sampai ada hal-hal yang mengganggu kesatuan bangsa,” kata Kiai Wasik.

Salah satu poin penolakan RUU HIP, lanjut Kiai Wasik, lantaran tidak tercantumnya TAP MPRS yang mengatur pelarangan Partai Komunis Indonesia serta larangan untuk menyebarkan ajaran komunisme.

“Target kami datang kesini sesuai yang tertulis di surat pernyataan, bahwa ketika apa yang disuarakan oleh rakyat diabaikan maka kami tidak akan berhenti sampai disini. Kita akan terus berjuang melalui konstitusi yang tidak menyalahi aturan,” tutur dia.

Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Andi Suryanto Wibowo menyampaikan apresiasinya dengan gerakan tersebut. Sebab, RUU HIP tengah disusun oleh DPR RI.

“Wajib bagi kami sebagai lembaga perwakilan rakyat Kabupaten Probolinggo untuk meneruskan hal ini ke atas, dengan tuntutan pembahasan RUU HIP ini untuk dibatalkan. Karena memang seluruh elemen masyarakat tidak ingin ada perpecahan,” ungkap Andi.

Hasil dari audiensi tersebut, menurut Andi, secepatnya akan disampaikan ke DPR RI. Namun, kata dia, masyarakat juga harus prihatin terhadap wabah Covid-19 yang kini melanda Kabupaten Probolinggo khususnya.

“Secepatnya akan kita teruskan, sehingga suara rakyat Kabupaten Probolinggo terdengar di pusat. Semoga kedepan NKRI tetap aman dan damai khususnya, di Kabupaten Probolinggo,” tutupnya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hari ke-6 Ramadhan, Harga Komoditas Cabai Turun, Namun Masih Dikeluhkan

6 Maret 2025 - 14:56 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Demo ‘Indonesia Gelap’ di Jember, Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran

21 Februari 2025 - 20:06 WIB

Catat! Serangan Digital pada Perusahaan Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan terhadap Pers

21 Februari 2025 - 13:08 WIB

Gus Haris – Ra Fahmi Gladi Kotor di Monas Jelang Pelantikan

18 Februari 2025 - 15:42 WIB

Baru Sehari Uji Coba, Program MBG di Kota Probolinggo Dihentikan

18 Februari 2025 - 13:54 WIB

Pisang Mas Kirana Lumajang Tembus Pasar Global

9 Februari 2025 - 09:43 WIB

Pakar Geologi Sarankan Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pasuruan untuk Pindah

2 Februari 2025 - 19:10 WIB

Sambut Ramadhan, SOYJOY Suguhkan Varian Baru Kurma Nastar

31 Januari 2025 - 14:04 WIB

Trending di Nasional