Menu

Mode Gelap
Tepergok Curi Tas di Pemandian Banyu Biru, Pria ini Nyonyor Digebuki Warga Halal Bihalal di Pasuruan, Gus Hilman Gelorakan Semangat Pengembangan Riset dan Literasi Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

Kesehatan · 20 Agu 2020 16:48 WIB

Nakes Puskesmas Maron Terpapar Covid-19, Gugus Tugas Sweeping Pasar


					Nakes Puskesmas Maron Terpapar Covid-19, Gugus Tugas Sweeping Pasar Perbesar

MARON-PANTURA7.com, Banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19 yang berimbas pada penutupan Puskesmas Maron, membuat Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat siaga.

Berbagai langkah antisipasi pun dilakukan, salah satunya dengan memperketat penerapan protokol kesehatan di Pasar Maron. Diketahui, Pasar Maron hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Puskemas Maron.

Camat Maron Mudjito mengatakan, pihaknya selaku gugus tugas Covid-19 kecamatan, terpaksa turun jalan mengingat masih banyak masyarakat abai protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker, tidak jaga jarak dan malas mencuci tangan.

“Kami tidak akan main-main dalam penegakan protokol kesehatan ini. Siapapun yang tidak mematuhi peraturan saat ke pasar, akan dikeluarkan atau tidak boleh masuk, bukan kami egois tapi demi kepentingan bersama,” kata Mudjito, Kamis (20/8/2020).

Dalam hal ini, Muspika Kecamatan Maron, lanjut Mudjito, juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo. Harapannya, pengunjung dan pelaku pasar tidak meremehkan anjuran protokol kesehatan.

“Kami mewajibkan para pedagang dan pembeli mengenakan masker dan rajin cuci tangan. Kami juga meminta aparat penegak hukum terlibat dalam menegakkan kedisiplinan ini, demi kemaslahatan bersama,” terangnya.

Terpaparnya tenaga medis Puskemas Maron itu, imbuhnya, harus dijadikan bahan evaluasi oleh seluruh elemen di Kecamatan Maron. Sehingga kewaspadaan dan kepatuhan dalam menerapkan anjuran pemerintah soal protokol kesehatan tetap terjaga.

“Untuk itu, kami turun jalan, bagi-bagi masker lagi kepada masyarakat. Ada sekitar 300 masker yang dibagikan setiap hari. Kalau tidak mau nurut, tidak kami perbolehkan masuk pasar, siapapun itu,” tegas dia.

Sementara, Kabid Pasar Disperindag Kabupaten Probolinggo Andi Wiroso menyampaikan, pihaknya tak pernah berhenti mewanti pedagang dan pembeli agar selalu mengenakan masker. Sebab, aktivitas mereka berpotensi jadi sumber penularan.

“Tidak ada salahnya jika pedagang dan pembeli saling menjaga satu sama lain. Agar tidak sama-sama tertular Covid-19. Apalagi hanya menggunakan masker yang tidak berat dibandingkan mengangkat beras,” seloroh mantan Staf Kecamatan Gading ini.

Diketahui, penutupan sementara dilakukan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo di Puskesmas Maron, terhitung sejak Senin (17/8/2020). Penutupan dilakukan selama sepekan karena ada nakes yang positif Covid-19. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan