Menu

Mode Gelap
Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1)

Kesehatan · 13 Sep 2020 12:05 WIB

Pasien Covid-19 di Pakuniran Melawan, Tolak Karantina


					Pasien Covid-19 di Pakuniran Melawan, Tolak Karantina Perbesar

PAKUNIRAN-PANTURA7.com, Seorang pasien terkonfirmasi Covid-19 asal Kecamatan Pakuniran, menolak kebijakan karantina yang akan diterapkan oleh Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Penolakan itu dilakukan saat petugas melakukan penjemputan si pasien yang berinisial KA (26) tersebut, pada Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. KA diketahui merupakan karyawan pabrik rokok PT. Secco Nusantara Paiton.

Camat Pakuniran, Hari Pribadi mengatakan, warganya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 sejak sepekan lalu usai menjalani swab di tempat kerjanya. Namun, kata Hari, rencana karantina ditolak oleh si pasien.

“Oleh pihak perusahaan rencananya mau dikarantina di Kabupaten Jember, tapi menolak. Setelah kami dapat informasi dari pihak perusahaan, dimediasi oleh satgas kecamatan tapi tidak membuahkan hasil,” kata Hari.

Proses mediasi oleh satgas kecamatan, lanjut Hari, sudah dilakukan dua kali tetapi pihak keluarga pasien bergeming. Akhinya langsung melaporkan kepada Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

“Kami khawatir kepada keluarganya yang lain, jika yang bersangkutan tidak berkenan dikarantina. Sehingga oleh tim satuan tugas tingkat kabupaten hendak dijemput paksa untuk dibawa ke rumah pengawasan yang sudah disediakan,” ungkap Hari.

Setelah didatangi ke rumahnya, sambung Hari, mediasi alot terjadi. Tim Gugus Tugas Covid-19 bahkan kewalahan memberikan pemahaman kepada pihak keluarga agar pasien berkenan dikarantina.

“Setelah dibujuk, alhamdulilah pihak keluarga berkenan tapi warga saya yang positif Covid-19 ini tidak langsung dibawa oleh tim satuan tugas. Nanti akan diantarkan sendiri oleh keluarga, oleh petugas diberi tenggat waktu sampai besok pagi,” tutupnya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan