GEMPOL-PANTURA7.com, Meski sudah berlangsung selama 4 hari, namun banjir yang merendam pemukiman warga di wilayah Kecamatan Beji dan Gempol, Kabupaten Pasuruan, belum juga surut.
Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, turun tangan melakukan peninjauan sekaligus menyalurkan bantuan. Distribusi bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Abdul Mujib Imron, Selasa (3/11/2020).
“Ini adalah sambang, membawa kebutuhan yang dibutuhkan seperti bahan makanan pokok dan juga melihat dapur umum,” kata Wabup yang biasa disapa Gus Mujib, usai menyalurkan bantuan di Perumahan Gempol Citra Asih.

Dapur umum perlu ini didirikan, karena menurut Gus Mujib, masyarakat yang terdampak banjir tidak bisa memasak. Nantinya, makanan yang dimasak di dapur umum akan dibagikan secara berkala.
“Di Beji tadi sudah bisa masak 1000 nasi bungkus sedangkan di sini (Gempol, red), ada 500 bungkus sesuai penduduk yang terdampak banjir,” ujarnya.
Wabub juga menjelaskan, Bupati Pasuruan sudah mengeluarkan surat darurat terkait bahaya banjir di wilayahnya. Pemkab, paparnya, juga tengah berupaya menjaring bantuan bagi warga terdampak dari pemerintah provinsi dan pusat.
“Terkait pompa air, pompa air ini hanya solusi jangka pendek, nanti jangka panjangnya kita akan terus berususaha menanggulangi banjir seperti normalisasi Sungai Wrati dan Sungai Kedunglarangan,” jelas dia. (*)
Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT